Malanginspirasi.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 (Daop 8) Surabaya melaporkan bahwa jumlah penumpang yang dilayani di Stasiun Malang selama Kuartal I 2025 mencapai 654.516 orang. Angka ini mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 9,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 595.241 penumpang.
Menurut Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, lonjakan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat serta tumbuhnya kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api, khususnya di kawasan Malang dan sekitarnya.
“Peningkatan jumlah penumpang ini merupakan hasil dari komitmen KAI dalam menjaga kualitas pelayanan, termasuk kenyamanan, kemudahan akses tiket, hingga ketepatan jadwal. Kepercayaan pelanggan adalah energi utama kami untuk terus berinovasi,” ungkap Luqman.
Lonjakan Terjadi di Akhir Pekan dan Libur Panjang
Peningkatan volume penumpang terjadi secara merata, terutama selama akhir pekan dan musim liburan. Ini berlaku baik untuk layanan kereta api jarak jauh antarkota maupun untuk kereta lokal.
Sebagai salah satu stasiun utama di wilayah Jawa Timur bagian selatan, Stasiun Malang memegang peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah dan sektor pariwisata, termasuk aktivitas pendidikan di kawasan Malang Raya.
Destinasi Favorit dan KA Andalan dari Stasiun Malang
Beberapa kota besar masih menjadi tujuan utama penumpang dari Stasiun Malang, seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Banyuwangi, hingga Jember. Adapun lima kereta api jarak jauh yang paling diminati masyarakat adalah:
- KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen)
- KA Jayabaya (Malang – Pasar Senen)
- KA Majapahit (Malang – Pasar Senen)
- KA Tawangalun (Malang – Banyuwangi)
- KA Malabar (Malang – Bandung)

Fasilitas Ditingkatkan, Kepuasan Penumpang Jadi Prioritas
KAI Daop 8 Surabaya juga terus berbenah. Perbaikan fasilitas stasiun, peningkatan kebersihan area publik, serta optimalisasi jadwal perjalanan dan waktu tempuh menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan. Dikarenakan Stasiun Kota Malang dapat mendukung sektor ekonomi, sektor pendidikan dan sektor pariwisata.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. Komitmen kami adalah menjaga keselamatan, kenyamanan, serta pelayanan yang tepat waktu, dan kami akan terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan,” tutup Luqman.








