Capaian Kinerja Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II Tahun 2025

Malanginspirasi.com – Capaian Kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur Il s.d. 31 Juli 2025 cukup signifikan.

Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur Il, Agus Sudarmadi, menekankan bahwa berbagai pencapaian di tahun ini adalah hasil dari dedikasi, inovasi, dan kerja sama yang solid (G2G, G28, dan B2C).

“Setiap langkah kami bukan hanya untuk sekedar memenuhi target penerimaan, tetapi juga untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Agus.

Sebagai instansi vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kanwil DJBC Jawa Timur Il berperan strategis dalam mendukung perekonomian Indonesia agar terus bertumbuh. Beralamat di Jalan Raden Intan No. 3 Kota Malang, dengan wilayah kerjanya mencakup 24 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dalam menjalankan tugasnya, Bea Cukai memiliki peran utama, sebagai:

* Trade Facilitator, memberikan fasilitasi perdagangan melalui berbagai upaya strategis

* Industrial Assistance, mendukung industri dalam negeri dengan membantu meningkatkan daya saing

* Community protector, menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal

* Revenue Collector, optimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai Dengan jumlah pengguna layanan mencapai 453 perusahaan, Kanwil DJBC Jawa Timur II terus meningkatkan koordinasi dan pengawasan di bawah tujuh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC), seperti di Malang, Kediri, Blitar, Madiun, Jember, Banyuwangi dan Probolinggo.

Kinerja Penerimaan Kanwil DJBC Jawa Timur II Sebagai optimalisasi penerimaan negara (revenue collector) kepabeanan dan cukai. Hingga 31 Juli 2025, Kanwil DJBC Jawa Timur II berhasil menghimpun penerimaan negara sebesar Rp32,06 triliun.

Ini menjadi bukti nyata kontribusi besar Kanwil DJBC Jawa Timur !! dalam menopang keuangan negara. Kinerja Penindakan Kanwil DJBC Jawa Timur Il Sebagai pelindung masyarakat (community protector), Kanwil DJBC Jawa Timur Il berhasil melakukan pengamanan signifikan terhadap barang illegal.

Lebih rinci, Agus Sudarmadi menyebutkan Kanwil DJBC Jawa Timur II terus memperkuat upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal.

“Mengingat Jawa Timur merupakan salah satu penyumbang penerimaan negara terbesar dari sektor cukai, oleh karena itu kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal, terutama rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara tetapi juga merugikan industri hasil tembakau legal yang ada,” kata Agus.

“Selanjutnya untuk menegaskan komitmen kami dalam pengawasan barang kena cukai, kami membentuk Satuan Tugas Optimalisasi Penerimaan dan Pengawasan Barang Kena Cukai Ilegal untuk mencegah peredaran rokok dan barang kena cukai ilegal lainnya, sehingga penerimaan negara dari sektor cukai dapat optimal.” tegasnya.

Selama tahun 2025, pada Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur Il telah terlaksana 642 penindakan di bidang Kepabeanan dan Cukai dengan penindakan hasil tembakau sejumlah 64.829.711 batang dan minuman mengandung etil alkohol sejumlah 20.078 liter dengan perkiraan nilai barang yang ditengah mencapai Rp98 miliar dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan senilai Rp59,5 miliar.

Adapun komoditi lain yang berhasil ditindak oleh Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur Il salah satunya narkotika sebanyak 9.944 butir.

Selanjutnya Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II juga menerapkan pendekatan berbasis socio cultural.

“Kami menggunakan pendekatan ini melalui kegiatan keagamaan salah satunya kegiatan sholawatan bersama dengan menggandeng Pondok Pesantren untuk memberikan edukasi kepada jamaahnya” tuturnya.

Pendekatan dengan menyentuh aspek socio cultural dapat menjadi alternatif strategi untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan menggalang partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam melakukan pengawasan sosial, sehingga pengawasan menjadi lebih efektif.

“Partisipasi masyarakat dalam pengawasan sosial sangat dibutuhkan agar pengawasan menjadi lebih efektif, sejalan dengan tujuan kantor kami di Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II, yaitu ‘Profesional Melayani, Tegas Mengawasi dengan Empati’ “ kata Agus.

Kinerja Trade Facilitator dan Industrial Assistance Kanwil DJBC Jawa Timur II

Kanwil DJBC Jawa Timur Il juga berperan aktif dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance dalam mendukung investasi melalui penerbitan izin Fasilitas Kawasan Berikat selama tahun 2025 kepada 4 perusahaan.

Beberapa perusahaan yang mendapat manfaat fasilitas kawasan berikat pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:

* PT Blue Ocean Foods Indonesia (Banyuwangi)

* PT Pasifik Harvest Indonesia (Banyuwangi)

* PT Grow Forever Garment (Ngawi)

* PT Royal Regent Manufacturing (Ngawi)

Dampak ekonomi dari penerbitan fasilitas kepabeanan ini juga signifikan, dengan total investasi mencapai Rp1,8 triliun yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi 6.939 tenaga kerja.

Agus juga menjelaskan bahwa Bea Cukai memiliki peran strategis sebagai fasilitator perdagangan dan pendukung industri, terutama dalam mendukung keberlanjutan sektor industri domestik termasuk program pemberdayaan UMKM.

“Kontribusi Bea Cukai ini akan lebih optimal jika dijalankan secara bersama-sama melalui sinergi penfahelix, yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta media,” jelasnya.

Komitmen Kanwil DJBC Jawa Timur II terhadap Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus berlanjut sejak pencanangan pertama kali pada 2019. Pada 2025, predikat Z! WBBM tetap terjaga berkat evaluasi dan pemantauan yang berkesinambungan.

Hasil survei Survei Kepuasan Masyarakat menunjukkan skor yang sangat baik di berbagai aspek, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan | : 3,75 (skala 4) pada Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan II : 3,71 (skala 4).

Dengan berbagai pencapaian tersebut, Kanwil DJBC Jawa Timur II siap melangkah ke tahun 2025 dengan optimisme baru. “Kami bangga dengan apa yang telah diraih, tetapi tantangan ke depan menanti. Dengan kerja keras dan kolaborasi, kami yakin bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” tutup Agus.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *