Malanginspirasi.com – Enam santri Ploso dari berbagai daerah melakukan sowan ke kediaman Ustadz Mahrus, salah satu guru Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Ploso Kediri, yang kini menetap di Pakisaji, Kabupaten Malang. Pertemuan berlangsung hangat dan bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memohon doa restu agar ilmu yang diperoleh para santri senantiasa berkah dan bermanfaat.
Ustadz Mahrus menegaskan bahwa pondasi dari kehidupan yang baik dimulai dengan menimba ilmu di pesantren. Ilmu yang didapat di pesantren menjadi bekal utama untuk mengabdi kepada masyarakat serta menjalankan tanggung jawab sosial dan spiritual.
Ustadz yang pulang perginya menggunakan kereta api itu menekankan pentingnya forum dan kelompok untuk sering mengadakan musyawarah.
Menurutnya, musyawarah rutin bukan hanya sekadar sarana komunikasi.Tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kebersamaan, kekeluargaan, dan menjaga kekompakan dalam kelompok.
“Jika ada forum atau kelompok, hendaklah sering-sering bermusyawarah. Dari situlah tumbuh kebersamaan, rasa kekeluargaan, sekaligus memperkuat kekompakan,” ujarnya kepada para santri.
Santri Ploso yang hadir berasal dari Malang, Bandung, Karawang, Wonosobo, dan Bekasi. Rombongan dipimpin oleh Faiq, seorang santri asal Jabung, Malang.
Kedatangan mereka disambut penuh keramahan oleh Ustadz Mahrus. Ayah tiga orang anak ini dikenal karena kiprahnya dalam membimbing santri di berbagai daerah.

Menurut para santri, sowan ini menjadi momentum penting untuk menjaga ikatan batin antara murid dan guru.
Wasilah Keberkahan
Selain mempererat hubungan silaturahmi, mereka berharap doa dari sang ustadz dapat menjadi wasilah keberkahan dalam perjalanan menuntut ilmu serta kehidupan sehari-hari.
“Selain belajar, kami ingin selalu mendapat doa dan bimbingan dari Beliau. Sowan ini adalah wujud penghormatan sekaligus menjaga keberkahan ilmu,” ujar salah satu santri yang turut hadir.
Kegiatan sowan semacam ini diharapkan terus terjaga sebagai tradisi luhur dalam dunia pesantren, di mana hubungan guru dan murid tidak hanya terbatas pada ruang kelas. Melainkan juga terikat dalam ikatan spiritual yang penuh keberkahan.








