Gempa M7,6 Guncang Lepas Pantai Aomori Jepang, Tujuh Orang Terluka dan Ratusan Ribu Warga Dievakuasi

​Malanginspirasi.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang wilayah lepas pantai Prefektur Aomori, Jepang bagian utara, pada Selasa (9/12/2025) dini hari waktu setempat.

Bencana alam ini tidak hanya menimbulkan kerusakan ringan. Tetapi juga memicu perintah evakuasi massal bagi ratusan ribu penduduk di sejumlah wilayah.

​Menurut laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana (FDMA) Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, hingga pukul 02.30 waktu Jepang, total tujuh orang dilaporkan terluka akibat dampak gempa.

Enam korban luka dipastikan berasal dari wilayah Hokkaido dan Prefektur Aomori akibat langsung dari guncangan. Selain itu, satu orang lainnya mengalami luka dalam insiden kebakaran.

Pihak berwenang saat ini masih terus melakukan pendataan dan pemeriksaan di area terdampak untuk memastikan tidak ada korban tambahan.

Evakuasi Warga

​Gempa yang terjadi di kedalaman relatif dangkal ini dirasakan kuat hingga ke berbagai prefektur di wilayah Tohoku dan Hokkaido.

Imbasnya, otoritas setempat segera mengeluarkan perintah evakuasi sebagai langkah antisipasi dan perlindungan warga dari potensi bahaya susulan.

​Data FDMA mencatat bahwa hingga pukul 02.30 pada tanggal 9 Desember, total 114.092 orang di Hokkaido dan wilayah Tohoku telah menerima perintah evakuasi.

Perintah ini berlaku di lima prefektur dengan rincian jumlah warga yang sangat signifikan.

Hokkaido menjadi wilayah dengan jumlah evakuasi tertinggi, yaitu 40.879 orang.

Di wilayah Tohoku, perintah evakuasi dikeluarkan untuk 19.580 orang di Prefektur Aomori, 52.826 orang di Prefektur Iwate, 371 orang di Prefektur Miyagi, dan 436 orang di Prefektur Fukushima.

​Guncangan dahsyat gempa ini turut dirasakan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang. Beberapa di antaranya berbagi pengalaman mencekam mereka melalui media sosial.

​”Tepat di titik gempa bikin gemetaran,” ujar seorang WNI dengan akun TikTok @DAMN, menggambarkan intensitas guncangan yang ia rasakan.

​Kepanikan juga terjadi di tengah malam, seperti yang diceritakan oleh WNI lainnya.

​”Tadi malam langsung terbangun gara-gara alarm gempa,” kata WNI dengan akun @sudrajat, menyoroti betapa tiba-tibanya gempa terjadi dan peran alarm peringatan dini.

​Pemerintah Jepang telah mengaktifkan tim respons darurat dan meminta masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Serta mengikuti semua instruksi evakuasi yang diberikan oleh pihak berwenang. Operasi penyelamatan dan pemulihan saat ini sedang berlangsung intensif.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *