Malanginspirasi.com – Kelurahan Tunggulwulung terus memperkuat upaya penanganan banjir dengan mengoptimalkan program Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS).
Lurah Tunggulwulung, Imbran, menjelaskan bahwa program GASS rutin dilaksanakan di setiap RW sebagai langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah penyumbatan drainase.
“Di masing masing kelurahan kan ada Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen atau GASS. Ini efektif sekali. Untuk tahun ini saja, kami sudah melaksanakan hampir lima kali,” ujar Imbran.
Ia menambahkan bahwa kegiatan terbaru dilakukan bersama warga sebagai bentuk gotong royong untuk mengatasi banjir yang sempat melanda beberapa wilayah.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat soal pentingnya tidak membuang sampah sembarangan juga terus dilakukan.
“Alhamdulillah edukasi itu sudah kita sampaikan, sudah ada kesadaran warga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah.
Tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, seperti kegiatan gotong royong, penanaman pohon, serta menjaga kebersihan saluran air.
Program GASS dan Pengawasan Pembangunan
Selain GASS, Kelurahan Tunggulwulung juga menekankan pentingnya pengawasan pembangunan perumahan baru.
Imbran mengingatkan agar setiap pembangunan tetap mengedepankan irigasi atau drainase yang benar. Ia menyoroti kasus saluran air yang menyempit akibat tertimbun material bangunan.
“Kemarin kami bersama Babinsa dan warga sudah turun langsung. Kami sampaikan bahwa material itu jangan sampai masuk ke selokan, harus diangkat,” tuturnya.
Ia juga menyebut bahwa perubahan cuaca ekstrem menjadi tantangan ke depan. Namun, pihak kelurahan terus berupaya agar drainase berfungsi optimal.
“Kalau drainase berfungsi dengan baik, akan mengurangi banjir,” katanya.
Upaya lain yang dilakukan adalah pemasangan sumur injeksi di setiap RW sebagai solusi mengatasi genangan dan meningkatkan daya serap air.
Baca Juga:
Kodim 0833 Kota Malang Bersama Kelurahan Tunggulwulung Gelar Karya Bakti Atasi Banjir
Program ini terbukti bermanfaat terutama di wilayah yang memiliki sumber atau aliran air cukup besar seperti kelurahan tunggulwulung.
“Sumur injeksi ini sangat berfungsi untuk mengatur air resapan,” jelas Imbran.
Di akhir penyampaiannya, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Malang atas dukungan terhadap berbagai program pencegahan banjir di wilayahnya.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Kota Malang dengan pemasangan sumur injekasi yang dapat mengantisipasi agar tidak terjadi bencana banjir,” tutupnya.








