Pemkot Malang Raih Prestasi Nasional Sambil Perkuat Sertifikat Aset dan Siaga Nataru

Malanginspirasi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengumumkan sejumlah prestasi gemilang dalam rangkaian penyerahan sertifikat aset dan penghargaan pada apel pagi, Senin (22/12/2025), di Halaman Depan Balai Kota Malang.

Dalam kegiatan ini, Pemkot Malang menyerahkan sertifikat elektronik atas nama Pemerintah Kota Malang sebanyak 56 bidang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa penyerahan sertifikat, baik untuk pemerintah daerah maupun masyarakat.

Yang dinilai merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepastian hukum agraria sekaligus mencegah potensi sengketa di masa depan.

Digitalisasi Sertifikat

“Pada momentum ini, sinergisitas lintas sektor terus ditingkatkan melalui penyerahan sertifikat PTSL, baik bagi Pemerintah Kota Malang sebanyak 186 sertifikat, maupun bagi masyarakat dengan total 2.000 sertifikat. Sertifikat ini bukan sekadar dokumen, melainkan tonggak penguatan administrasi aset daerah dan perlindungan hak masyarakat secara sah dan jelas,” ujar Wahyu Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa sertifikat yang diterima Pemkot Malang kini sebagian besar berbentuk sertifikat elektronik, yang memiliki kekuatan hukum setara dengan sertifikat konvensional.

Digitalisasi sertifikat ini merupakan bagian dari transformasi layanan pertanahan yang lebih modern, aman, dan efisien.

“Dengan sertifikasi aset yang jelas, potensi gugatan hukum dapat diminimalisir. Selama ini, banyak kasus sengketa aset muncul karena belum adanya alas hak yang kuat. Meskipun status kepemilikan sudah jelas,” tambahnya.

Selain itu, sertifikasi aset juga menjadi bagian dari target penguatan tata kelola aset daerah sebagaimana didorong oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemkot Malang Raih Prestasi Nasional Sambil Perkuat Legalitas Aset dan Siaga Nataru
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat menyampaikan amanat pada apel pagi di halaman Balai Kota Malang (22/12/2025). (Ananda Putri Noviana)

Saat ini, dari total sekitar 8.266 aset Pemkot Malang, masih terdapat sekitar 3.000 aset yang belum tersertifikasi.

Akan terus diupayakan penyelesaiannya secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran dan kapasitas Kantor Pertanahan.

Sebagai dukungan kerja sama, Pemkot Malang menyerahkan bantuan berupa 1 unit personal computer dan 4 unit notebook kepada Kantor Pertanahan Kota Malang.

“Dengan dukungan ini, kami berharap proses PTSL dan sertifikasi aset Pemkot maupun masyarakat dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan akuntabel,” ujar Wali Kota Malang.

Apresiasi dan Capaian

Wali Kota Malang juga menyampaikan apresiasi atas capaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2025.

Di mana Kota Malang meraih peringkat empat nasional kategori kota dan peringkat pertama tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif yang luar biasa, khususnya Bappeda, melalui perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, inovasi pelayanan publik Kota Malang kembali mendapat pengakuan nasional.

Puskesmas Janti melalui program “Kopi Tubruk” (Konsultasi dan Integrasi Online Penyakit Tuberkulosis) berhasil masuk Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2025 kategori pelayanan kesehatan.

Program ini dinilai efektif dalam mempercepat penanganan TB berbasis teknologi dan telah direplikasi oleh sejumlah daerah lain.

Pemkot Malang Raih Prestasi Nasional Sambil Perkuat Legalitas Aset dan Siaga Nataru
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat berbicara dengan awak media. (Ananda Putri Noviana)

Sementara itu, Perumda Air Minum Tugu Tirta meraih Outstanding Public Service Innovation dari Kementerian PANRB melalui program “Hiburan MBR.”

Yakni harmonisasi dan integrasi data penerima manfaat sambungan air minum tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kota Malang juga memperoleh peringkat lima nasional dalam capaian penurunan stunting, sebagaimana disampaikan Menteri Dalam Negeri.

Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi lintas sektor, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, puskesmas, hingga masyarakat.

“Upaya penurunan stunting menjadi investasi penting menuju Indonesia Emas 2045. Capaian ini patut diapresiasi, meskipun kita tetap harus bekerja keras karena angka stunting masih perlu terus ditekan,” ujar Wahyu Hidayat

Sinergi Nataru

Bertepatan dengan Hari Ibu, 22 Desember 2025, Wali Kota Malang turut menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh perempuan dan ibu.

Terkhusus atas peran strategisnya dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan.

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wali Kota mengingatkan seluruh jajaran kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kota Malang diprediksi menjadi salah satu tujuan utama kunjungan masyarakat, sehingga pengamanan wilayah, mitigasi bencana akibat curah hujan tinggi.

Serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan menjadi perhatian utama.

Volume Sampah Kota Malang
Pemkot Malang Raih Prestasi Nasional Sambil Perkuat Legalitas Aset dan Siaga Nataru
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond berbicara mengenai peningkatan volume sampah di Kota Malang. (Ananda Putri Noviana)

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran memprediksi adanya peningkatan volume sampah hingga 20 ton per hari selama periode libur panjang.

“Jumlah kendaraan pengangkut sampah yang masuk ke TPA Supit Urang diperkirakan meningkat dari rata-rata 150–178 truk per hari menjadi sekitar 200 truk per hari,” jelasnya.

DLH akan menambah ritasi pengangkutan, termasuk malam hari dan akhir pekan, terutama di kawasan dengan konsentrasi pengunjung tinggi seperti Kayutangan Heritage, kawasan perguruan tinggi di Lowokwaru, Blimbing, dan sebagian Sukun.

Sampah hasil pemangkasan tanaman akan langsung dilakukan pengomposan.

Pasar SNI Kota Malang
Pemkot Malang Raih Prestasi Nasional Sambil Perkuat Legalitas Aset dan Siaga Nataru
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Dr. Eko Sri Yuliadi, saat menjelaskan pasar SNI Kota Malang kepada awak media. (Ananda Putri Noviana)

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Dr. Eko Sri Yuliadi, menyampaikan perkembangan pasar rakyat berstandar nasional.

Pasar Kasin kembali terverifikasi sebagai Pasar SNI, sehingga kini Kota Malang memiliki dua pasar SNI, yakni Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Kasin.

Untuk 2026, Diskopindag mengusulkan Pasar Bunul, Pasar Klojen, dan Pasar Sawojajar sebagai pasar SNI.

Persyaratan SNI cukup ketat, meliputi infrastruktur, zonasi, parkir, IPAL, dan aspek pendukung lainnya.

“Pasar yang diusulkan sudah direvitalisasi dan infrastrukturnya siap. Fokus setelah SNI bukan perbaikan besar, tapi menjaga standar yang ada,” tambah Eko.

Pendapatan Daerah Kota Malang

Dari sisi fiskal, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Dr. Handi Priyanto mengungkapkan bahwa pendapatan daerah tahun 2025 telah melampaui target.

“Target pendapatan sebesar Rp863,5 miliar sudah tercapai dan bahkan surplus, di kisaran Rp865 miliar,” ujarnya.

Pemkot Malang Raih Prestasi Nasional Sambil Perkuat Legalitas Aset dan Siaga Nataru
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Dr. Handi Priyanto saat berbicara dengan awak media. (Ananda Putri Noviana)

Kontributor terbesar berasal dari BPHTB sekitar Rp226 miliar, disusul pajak hotel, restoran, parkir, PBJT tenaga listrik, serta pajak air bawah tanah.

Beberapa pos seperti opsen BBNKB, reklame, dan PBB masih belum sepenuhnya tercapai, namun kinerja total tetap positif.

Menutup kegiatan, Wali Kota Malang mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi. Juga eningkatkan kedisiplinan, serta menjaga kondusivitas kota menjelang Nataru.

“Penghargaan ini bukan kita buat sendiri, tetapi penilaian langsung dari pusat kepada Pemerintah Kota Malang. Terima kasih atas partisipasi dan kolaborasi yang baik sehingga Kota Malang meraih penghargaan dan manfaat bagi warga,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *