Malanginspirasi.com – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengadakan International Guest Lecture.
Kali ini kegiatan mengangkat tema “Bridging Technology and Compassion: The Future of Nursing Care for People With Diabetes.”
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di bidang keperawatan.
Sarana Kerja Sama dan Perkuat Kapasitas Akademik
International Guest Lecture merupakan agenda tahunan FIKES UMM yang dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik mahasiswa.
Sekaligus menjalin kerja sama dengan berbagai institusi layanan kesehatan.
Tidak hanya mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari rumah sakit mitra.

Ketua Program Studi Profesi Ners UMM, Ns. Anis Ika Nur Rohmah, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah berbagi ilmu.
Yang menjadi penghubung antara civitas akademika dan praktisi kesehatan. Menurutnya, kehadiran rumah sakit mitra bertujuan untuk memperluas proses pertukaran pengetahuan.
“International Guest Lecture ini rutin kami selenggarakan setiap tahun. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa sekaligus melakukan transfer knowledge bersama relasi dari rumah sakit,” ujarnya.
Angkat Diabetes Sebagai Materi Besar
Materi yang dibahas dalam kegiatan ini ditekankan pada perkembangan terbaru evidence based nursing, khususnya dalam penanganan pasien diabetes melitus.
Dengan materi tersebut, peserta diharapkan dapat mengikuti pembaruan ilmu sesuai perkembangan penelitian terkini.
“Materinya membahas riset riset terbaru dan praktik evidence based nursing, sehingga teman teman di rumah sakit juga bisa terus update. Di sini kita saling berbagi pengetahuan,” tambahnya.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1 Keperawatan, mahasiswa Profesi Ners, serta perwakilan dari sejumlah rumah sakit mitra.
Layaknya seperti RSSA, RS Wava Husada, RSI Aisyiyah, RS UMM, dan RSUD Kepanjen.

Dalam pelaksanaannya, UMM menghadirkan pemateri dari berbagai negara, antara lain Vietnam, Taiwan, dan Indonesia.
Kehadiran narasumber internasional tersebut menjadi wujud nyata dari kerja sama global yang telah dibangun oleh UMM.
“Ini merupakan implementasi dari MoU yang kami miliki, di dalamnya mencakup kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sharing knowledge seperti ini,” jelas Anis.
Baca Juga:
Jadi Pelopor, UMM Gandeng Kemenkes RI Launching Program CoE NCD Penyakit Tidak Menular
Melalui International Guest Lecture ini, Anis berharap mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai praktik keperawatan pasien diabetes.
Baik yang diterapkan di Indonesia maupun di luar negeri.
“Mahasiswa jadi tidak hanya mengenal praktik di dalam negeri, tetapi juga mendapatkan gambaran bagaimana perawatan pasien diabetes diterapkan di negara lain,” pungkasnya.








