Malanginspirasi.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menjadi salah satu pembicara utama dalam Kajian Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang.
Acara berlangsung Minggu (1/3/2026) di Aula SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.
Bertema “Revitalisasi Fikih Sosial-Kebencanaan: Ikhtiar Harmoni Manusia dan Alam untuk Kesejahteraan”, kajian ini bertujuan menggabungkan ajaran agama dengan upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Dalam sesi pertama pukul 10.00–12.30 WIB, Purwoto menyampaikan materi tentang Peta Kebencanaan di Kabupaten Malang serta strategi penanggulangannya. Ia memberikan penjelasan lengkap soal wilayah-wilayah rawan bencana dan langkah mitigasi yang bisa dilakukan masyarakat, lembaga, serta relawan.

Selain Purwoto, kajian ini juga menghadirkan pakar lain. H. Pradana Boy Zulian Thobibul Fata, M.A., Ph.D. (Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji) membahas konsep Green Deen atau Islam yang ramah lingkungan.
Rachmad Kristianto Dwi Susilo, M.A., Ph.D. (Ketua Program Studi Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang) mengulas Islam dan lingkungan dari sudut sosio-teologis. Sementara Ir. H. Tamhid Masyhudi, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, memberikan pidato kunci.
Ketua PDM Kabupaten Malang, Dr. H. M. Nurul Humaidi, M.Ag., dalam sambutannya berharap kajian ini bisa mendorong warga Muhammadiyah lebih aktif menjaga keseimbangan antara manusia dan alam sekitar.
Acara juga menyertakan sosialisasi Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Timur. Kegiatan yang diikuti pimpinan dan warga Muhammadiyah se-Kabupaten Malang ini ditutup pukul 15.00 WIB setelah semua materi selesai disampaikan.







