Malanginspirasi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas PUPR saat ini tengah melakukan revitalisasi dan perbaikan jalan di berbagai ruas strategis. Upaya ini bertujuan menjaga keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik dan lonjakan wisatawan saat libur Lebaran 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu, Ir. Alfi Nur Hidayat, menjelaskan bahwa pengerjaan dipercepat sejak awal Ramadan agar rampung sebelum puncak libur.
“Kami fokus pada titik-titik rawan agar jalan lebih aman dan nyaman bagi pemudik serta wisatawan yang datang ke Kota Batu,” ujarnya.
Beberapa jenis pemeliharaan/perbaikan jalan yang sedang dikebut di antaranya adalah penambalan lubang (patching), perbaikan drainase dan grill, revitalisasi ruas utama serta pemeliharaan pendukung seperti perbaikan trotoar dan optimalisasi jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan.
Ruas Prioritas dan Antisipasi Lonjakan
Beberapa ruas menjadi fokus utama karena sering dilalui pemudik dari arah Surabaya-Malang serta wisatawan menuju objek wisata populer seperti Jatim Park dan kawasan agro wisata. Pemkot Batu juga mengoptimalkan jalur alternatif agar lalu lintas tidak terkonsentrasi di satu titik saja.
Ruas-ruas prioritas tersebut adalah:
- Jalan Indragiri.
- Jalan Lingkar Kantor Camat Batu.
- Jalan Ir. Soekarno.
- Jalan Sultan Agung.
- Ruas menuju destinasi wisata (seperti akses ke kawasan wisata utama).
- Jalur alternatif yang dioptimalkan untuk mengurangi beban jalan utama.
Koordinasi dilakukan melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), dipimpin Wali Kota Batu, untuk mendukung rekayasa lalu lintas seperti pembatasan di jalur tertentu (misalnya Jalur Klemuk hanya untuk motor saat puncak libur).
Jika perbaikan tuntas tepat waktu, hal ini dapat mengurangi risiko kecelakaan, keluhan masyarakat, serta meningkatkan citra Kota Batu sebagai kota wisata yang aman dan nyaman. Sebaliknya, jika ada keterlambatan, titik rawan bisa menjadi sumber kemacetan parah.







