Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Stasiun Malang Raya Diprediksi Selasa 24 Maret

Malanginspirasi.com – Puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah Daop 8 Surabaya, khususnya Stasiun Malang Raya, diprediksi terjadi pada Selasa (24 Maret 2026) dengan total 49.783 penumpang. Angka tersebut terdiri atas 28.511 penumpang datang (tiba) dan 21.272 penumpang berangkat. Menandai lonjakan kedatangan yang dominan pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada 21–22 Maret lalu.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyatakan, prediksi ini masih bersifat dinamis. Hal ini karena penjualan tiket terus berlangsung hingga akhir masa angkutan Lebaran (11 Maret–1 April 2026).

“Kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan proyeksi sebanyak 49.783 penumpang,” ujar Mahendro, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan bahwa data dapat bertambah seiring perjalanan kereta yang masih beroperasi hingga malam hari.

Pada Senin (23/3/2026) pukul 10.00 WIB, stasiun-stasiun Daop 8 Surabaya sudah melayani 50.027 penumpang dalam sehari. Terdiri atas 27.294 datang dan 22.733 berangkat, dengan Stasiun Malang menyumbang 7.048 penumpang. Angka ini berpotensi meningkat, menunjukkan tren balik yang semakin menguat.

Secara kumulatif sejak 11 Maret hingga 23 Maret 2026, Daop 8 telah melayani 576.373 penumpang. Terdiri dari 314.302 berangkat dan 262.071 datang.

Lebih 150 Ribu Penumpang

Di Malang Raya (Stasiun Malang, Malang Kota Lama, Kepanjen, Lawang, dan Sumberpucung), proyeksi total masa angkutan Lebaran mencapai 156.952 penumpang, terdiri atas 80.257 berangkat dan 76.695 datang. Hingga 22 Maret 2026, tiket jarak jauh yang terjual sudah 80.257 lembar atau 59 persen dari kapasitas 136.045 kursi. Stasiun Malang mendominasi dengan 67.234 tiket terjual, jauh di atas stasiun lain di wilayah tersebut.

Pola ini berkebalikan dengan arus mudik, di mana puncak terjadi pada 18 Maret 2026 dengan lebih dari 50.000 penumpang Daop 8 secara keseluruhan. Sementara di Malang Raya pada 14 Maret dengan 9.654 penumpang (6.055 berangkat).

Memasuki fase balik, kedatangan mulai mendominasi. Ini karena pemudik asal Malang kembali ke tempat tinggal atau kerja, didukung fleksibilitas Work From Anywhere dan promo diskon hingga 30 persen.

KAI Daop 8 mengoperasikan 59 perjalanan kereta api jarak jauh harian. Termasuk dua tambahan dari Stasiun Malang (KA Arjuno Ekspres dan KA Gajayana Tambahan). Persiapan meliputi optimalisasi sarana-prasarana, posko Lebaran, dan imbauan agar penumpang datang lebih awal untuk menghindari kepadatan.

“Tiket untuk berbagai tanggal dan relasi masih tersedia dalam jumlah memadai,” tegas Mahendro.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *