Malanginspirasi.com – Kecintaan pada karakter anime membuat siswa Sekolah Dasar (SD) Taman Harapan Malang, Damian Ferdinand Setiaputra ini bersemangat jadi atlet cabang olahraga wushu.
Hebatnya, ia tak mengabaikan pentingnya pendidikan karena ia disiplin dalam belajar dan berlatih.
Bahkan, ia sudah mencatat serangkaian prestasi di cabang olahraga tersebut
Terakhir, Damian bahkan sudah meraih Juara 1 Wushu Championship Tingkat Nasional Piala Koni Kota Malang 2026.
“Saat pertama kali melihat latihan wushu, saya langsung tertarik dan teringat karakter film animasi favorit saya, Son Goku di Dragon Ball. Saya juga menyukai karakter game yang mirip Bruce Lee,” kata Damian kepada wartawan Malang Inspirasi.
Lalu, ia mewujudkan ketertarikannya melalui latihan sejak kelas dua SD, tepatnya pada bulan September 2022.
“

Orangtua yang pertama kali memperkenalkan cabang olahraga wushu kepada saya dan hingga kini selalu memberikan dukungan,” kenangnya.
Siswa kelas 5 SD Taman Harapan ini ini tentu bukan tanpa perjuangan saat harus membagi waktu antara belajar dan berlatih wushu dalam kesehariannya.
“Saya berlatih wushu 5 kali seminggu, selama kurang lebih 2-3 jam,” jelas Damian.
Ia katakan bahwa ia memang kerap diterpa rasa lelah saat latihan.
“Saya mengatasinya dengan bermain dan bercanda dengan teman saat istirahat supaya semangat lagi berlatih,” lanjut penggemar film Dragon Ball ini.
Tantangan Damian Sebagai Atlet Wushu
Damian sendiri mengakui bahwa ada beberapa jenis latihan yang sangat menantang sebagai atlet wushu yang sering mengikuti kejuaraan di Kota Malang.
“Latihan yang paling susah adalah lompatan dan jatuhan karena harus lompat tinggi dan gerakannya harus benar,” paparnya.
Tapi ia mengakui bahwa ia tidak mau menyerah untuk dapat melakukan jurus tersulit yang gerakannya penuh tantangan tersebut.
Sebagai atlet wushu, tentu ia punya jurus favorit.
“Jurus favorit saya adalah Chuji Nan Dao (Golok Selatan) dan Chuji Nan Gun (Toya Selatan) karena gerakan jurusnya keren,” kata Damian sambil tersenyum.
Sedangkan tantangan lainnya adalah saat menghadapi kejuaraan yang seringkali hampir bersamaan dengan waktu sekolah.
“Menjelang kejuaraan, saya selalu mengikuti latihan fisik dan latihan jurus yang pelatih siapkan. Selain itu, orangtua saya juga selalu membantu saya dalam menjaga kondisi tubuh ,” jelasnya.
Baca Juga:
Damian menyadari bahwa ia harus bertanggung jawab sehingga ia pasti menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu sebelum berlatih wushu setiap harinya.
Pencapaian Damian pun tidak main-main karena ia sudah mengikuti kejuaraan tingkat nasional sejak 2023, seperti SLC Cup, CSWI Open Wushu Championship 2023 Piala KONI Jawa Timur dan Kejurprov Wushu Jawa Timur 2023.
Di tahun 2024 Damian juga kerap mengikuti berbagai kejuaraan provinsi dan nasional wushu.
Selain sabetan juara pertama di awal tahun 2026, Damian juga sempat menjuarai Kejurprov Wushu Jawa Timur 2025 di Surabaya pada awal Mei 2025 dalam kategori Bpy’s Chuji Nan Gun Junior C.
Damian juga mengatakan jika dirinya sangat menyukai cabor ini dan berniat menekuninya hingga dewasa.
“Suatu saat nanti saya ingin menjadi atlet wushu profesional,” pungkasnya.







