Malanginspirasi.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang terus memacu persiapan atletnya untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim) 2025. Persiapan intensif ini diwujudkan melalui Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang melibatkan atlet dari 62 cabang olahraga (cabor). Porprov IX Jatim 2025 sendiri akan diselenggarakan di wilayah Malang Raya.
Wakil Ketua I KONI Kabupaten Malang, Hartono, mengungkapkan bahwa Puslatkab telah berjalan selama setahun terakhir. Adapun pembiayaannya merupakan kombinasi antara dana mandiri cabor dan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda).
“Intinya secara umum baik dari masing-masing Cabor, dan khususnya Cabor yang berpotensi memenuhi target besar untuk memperoleh medali di Porprov Jatim,” ujarnya, Rabu (14/5).
Keterbatasan anggaran Pemda menjadi alasan tidak semua pembiayaan dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Meski demikian, cabor-cabor unggulan yang memiliki rekam jejak pembinaan prestasi yang baik telah menyusun target dengan matang.
Hartono juga menyinggung janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terkait pemberian penghargaan atau reward bagi atlet berprestasi. Atlet peraih medali emas dijanjikan reward sebesar Rp40 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp10 juta.
“Reward tersebut sebagai atas prestasi atlet yang telah membawa nama harum Kabupaten Malang di event bergengsi olahraga di tingkat Provinsi Jatim,” tegasnya.
Pemberian reward ini diharapkan dapat memacu semangat atlet dalam berlatih dan bertanding. Pemkab Malang bahkan telah menyiapkan anggaran reward ini dan tidak harus menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).
Incar Runner Up
Melihat torehan prestasi sebelumnya, di mana Kabupaten Malang berhasil meraih peringkat tiga besar pada Porprov VII Jatim 2022 dan masuk lima besar di Porprov VIII Jatim 2023, KONI Kabupaten Malang optimis dapat menduduki posisi runner up atau peringkat kedua pada Porprov IX Jatim 2025.
“Kami sangat optimis jika di Porprov IX Jatim 2025 mendatang, Kabupaten Malang bisa masuk runner up. Karena melihat dari potensi atlet Cabor KONI Kabupaten Malang sebelumnya. Atlet yang dibawah KONI telah mampu menyumbangkan medali, baik itu emas, perak maupun perunggu,” pungkasnya.







