Malanginspirasi.com – Menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang tinggal menghitung hari, tim Gateball Kota Malang terus menggenjot persiapan melalui latihan intensif dan penekanan pada kekuatan fisik para atlet. Latihan harian menjadi rutinitas wajib bagi para atlet yang diproyeksikan tampil di ajang bergengsi tingkat provinsi ini.
Ketua I Pengurus Daerah Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Kota Malang, Yusuf Asmo, menjelaskan bahwa sebanyak 13 atlet telah disiapkan untuk berlaga dalam Porprov IX Jatim mendatang. Para atlet tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa SMP hingga mahasiswa.
“Kami telah mempersiapkan 13 atlet sejak Februari, terdiri dari 9 putra dan 4 putri. Proses seleksi dan latihan mengacu pada technical handbook dari KONI, dan tentunya disesuaikan dengan kategori yang akan diikuti,” ujar Yusuf pada Minggu (25/5/2025).

Delapan Kategori Dipertandingkan, Latihan Intensif Digelar Setiap Hari
Cabang olahraga Gateball di Porprov Jatim 2025 akan mempertandingkan delapan kategori, yaitu: single putra, single putri, double putra, double campuran, triple putra, triple campuran, grup, dan beregu putra. Untuk menghadapi ketatnya kompetisi, pelatih Gateball Kota Malang, Alvanda, yang akrab disapa Wawa, telah menyusun jadwal latihan intensif.
“Senin sampai Jumat latihan dimulai pukul 13.00 hingga 16.00, sementara Sabtu dan Minggu kita latihan sejak pukul 07.00 hingga 17.00,” jelas Wawa di sela-sela latihan pada Minggu (25/5/2025).
Menurutnya, sesi latihan hari kerja lebih banyak diisi dengan simulasi pertandingan atau trial game, sementara akhir pekan difokuskan pada pendalaman teknik dan strategi permainan.
Gateball Kota Malang menargetkan raihan dua medali emas dari nomor single, satu perak dari kategori campuran, dan perunggu dari nomor lainnya. Wawa menyebut bahwa mempertahankan medali emas bukan hal mudah, namun menjadi tantangan yang memotivasi seluruh tim.
“Tahun lalu kami berhasil mendapatkan emas, jadi target kami saat ini bukan hanya mengulang, tapi juga menambah capaian itu. Apalagi dengan target besar Kota Malang untuk menjadi juara umum, kami makin terpacu,” tambahnya.

Kondisi Fisik Jadi Kunci, Fasilitas Latihan Tetap Dimaksimalkan
Meski menghadapi keterbatasan fasilitas akibat kebijakan efisiensi anggaran, tim pelatih dan atlet tetap semangat berlatih demi mengharumkan nama Kota Malang.
“Kami memahami kondisi saat ini. Namun, tanggung jawab membawa nama baik kota tetap kami pegang. Dengan semangat dan kekompakan, kami maksimalkan fasilitas yang ada,” ujar Wawa.
Salah satu atlet, Kaka, juga menekankan pentingnya kebugaran fisik dalam pertandingan Gateball yang berlangsung di lapangan terbuka.
“Fisik sangat penting. Kalau tubuh lemah, bisa pusing saat bertanding di bawah terik matahari. Maka dari itu, kami terus ditempa latihan fisik setiap hari,” ungkapnya.
Kaka pun optimistis menatap Porprov IX Jatim 2025 dengan target pribadi untuk menyumbangkan medali emas bagi kontingen Kota Malang.
“Target dari pemerintah daerah untuk menjadi juara umum bukan beban, justru jadi motivasi. Kami akan berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik,” pungkasnya.








