Malanginspirasi.com – Pemegang sabuk juara kelas welter UFC (welterweight champion), Islam Makhachev, dilaporkan batal menjadi petarung utama (main event) pada gelaran UFC 336 yang dijadwalkan berlangsung di Scotiabank Arena, Toronto, Kanada, pada 30 Januari 2027.
Menurut laporan eksklusif media olahraga asal Brasil, Ag. Fight, petarung asal Dagestan, Rusia tersebut kini tidak lagi dipertimbangkan sebagai penampil utama dalam hajatan besar tersebut.
Pihak UFC pun dikabarkan tengah bergerak cepat mengeksplorasi berbagai opsi pertarungan alternatif untuk mengisi slot main event di Toronto.
Sebelumnya, rumor kencang menyebutkan bahwa Makhachev diproyeksikan untuk mempertahankan gelarnya melawan penantang berbahaya asal Brasil, Carlos Prates.
Namun, perkembangan terbaru mengindikasikan adanya kendala yang membuat kesepakatan duel tersebut urung terealisasi.
Media MMA Brasil SUPER LUTAS mengonfirmasi bahwa pihak tim Carlos Prates sempat menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait pembatalan dari kubu Makhachev.
Meski demikian, manajemen Prates menegaskan tetap optimistis sang petarung akan segera mendapatkan panggung perebutan sabuk juara dunia.
Di sisi lain, Presiden UFC Dana White memberikan sinyal yang cukup misterius terkait situasi rumit di kelas 170 pon ini.
Berbicara kepada influencer Nina Drama setelah berita bocor di internet, White ditanya langsung tentang hal itu dan memberikan komentar berikut dengan senyum masam di wajahnya.
“Ah. Menarik,” kata White, sebelum segera mengganti topik pembicaraan.
Islam Makhachev sendiri terakhir kali menginjakkan kaki di dalam Octagon pada laga UFC 330 di Philadelphia, Amerika Serikat, 16 Agustus 2026 lalu.
Kala itu, Makhachev sukses mempertahankan sabuk juara kelas welter setelah menang angka mutlak (unanimous decision) atas petarung Irlandia, Ian Machado Garry, sekaligus mengukuhkan rekor impresifnya menjadi 29 kemenangan dan 1 kekalahan.
Kepastian mengenai siapa yang akan mengisi panggung utama UFC 336 kini menjadi salah satu topik paling hangat yang dinantikan para penggemar tarung bebas di seluruh dunia.







