Malanginspirasi.com – Klub raksasa Saudi Pro League, Al-Hilal, dikabarkan menyiapkan tawaran fantastis untuk memboyong pemain sayap Barcelona, Raphinha. Tawaran tersebut mencakup biaya transfer sebesar €100 juta (setara Rp1,7 triliun) dan kontrak empat tahun senilai $200 juta (setara Rp3,2 triliun).
Meskipun upaya sebelumnya gagal membujuk pemain depan Barcelona tersebut, Al-Hilal tak surut dan berencana kembali dengan tawaran yang lebih baik. Klub yang bermarkas di Riyadh itu berharap tawaran yang mereka ajukan dapat menggoda baik klub maupun pemain sebelum jendela transfer berikutnya dibuka.
Raphinha menikmati musim yang spektakuler di Camp Nou di bawah arahan pelatih baru, Hansi Flick.
Flick sebelumnya meyakinkan sang pemain untuk bertahan pada musim panas lalu di tengah minat yang kuat dari Arab Saudi.
Bujukan Flick tak sia-sia. Raphinha tampil memukau selama musim ini. Menyumbangkan 30 gol dan 23 assist dalam 40 penampilan kompetitif. Penampilan ini tidak hanya menjadikannya figur sentral dalam skuat Barcelona, tetapi juga mendorong pencalonannya sebagai salah satu kandidat penerima Ballon d’Or 2025.
Terlepas dari daya tarik finansial yang besar, pemain berusia 27 tahun itu tak terlihat terlalu berminat meninggalkan Barcelona.
Raphinha dan keluarganya dilaporkan lebih memilih untuk tetap di Barcelona, klub di mana ia ingin mewujudkan impiannya meraih gelar-gelar utama. Baginya, hengkang dari Blaugrana sama saja dengan meninggalkan tim yang sedang naik daun dan liga di mana ia benar-benar mulai berkembang.
Kontrak, Alot
Meski demikian, ada satu faktor yang dapat memengaruhi keputusannya di masa depan, yakni soal kontrak.
Kontrak pemain sayap ini berlaku hingga tahun 2027. Tetapi pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak dilaporkan mengalami kendala. Poin utama yang menjadi penghalang adalah gaji pemain. Gaji Raphinha saat ini tidak mencerminkan penampilannya di lapangan. Menjadikannya salah satu pemain kunci dengan bayaran terendah di klub.
Pemain asal Brasil tersebut merasa kontribusinya pantas mendapatkan revisi gaji yang lebih layak. Sayangnya, klub ragu untuk memberikan komitmen jangka panjang dengan peningkatan gaji karena kendala keuangan.
Mandeknya pembicaraan soal gaji ini membuka peluang Al-Hilal untuk bermanuver menggaet Raphinha dengan iming-iming uang yang sangat besar. Penghuni papan atas Liga Arab Saudi itu memang tengah mencari pengganti sepadan bintang sesama Brasil yang telah pergi, Neymar.







