Malanginspirasi.com – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, secara terang-terangan memuji pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, dan menyebutnya sebagai bakat langka Gelandang sayap berusia 17 tahun itu tampil memukau di laga Barcelona vs Inter di leg pertama semifinal Liga Champions 2024/2025 yang berakhir draw, 3-3.
Yamal sukses menjebol gawang Yan Sommer yang menjadikan titik balik bagi Barcelona yang sebelumnya tertinggal 2 gol.
“Yamal adalah bakat yang langka, mungkin muncul hanya sekali dalam 50 tahun. Saya belum pernah melihat talenta semacam ini sebelumnya,” puji Inzaghi.
“Malam ini, pertama kalinya saya melihatnya bertanding, dan dia benar-benar menyusahkan kami. Kami mencoba membentenginya dengan dua pemain, tapi itu pun tidak cukup. Di sisi lain, hal itu membuat kami kekurangan pemain di area lain lapangan,” ucap pelatih Italia itu.
Meskipun Inter berhasil meredam Yamal di paruh kedua pertandingan, Inzaghi mengakui bahwa mempertahankan fokus pada pemain muda tersebut adalah prioritas.
“Kami menyesuaikan strategi dan berusaha lebih baik dalam menghadapi Yamal. Ini bukanlah tugas yang mudah,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Inzaghi juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi kapten Inter, Lautaro Martinez, yang cedera dan harus digantikan di babak pertama.

Pemain Kunci
Senada, pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga menyanjung Yamal atas perannya dalam comeback tim tersebut.
“Saya sangat senang karena bakat langka seperti Lamine Yamal bermain untuk Barcelona. Dia adalah pemain spesial, seorang jenius. Detail-detail permainannya luar biasa, dan itu yang membuatnya menonjol,” kata Flick.
Ia menambahkan bahwa Yamal menjadi pemain kunci dalam pertandingan besar tersebut, menciptakan peluang dan skor yang menginspirasi timnya untuk bangkit.







