Malanginspirasi.com – Bologna mengakhiri penantian panjang tanpa gelar selama 51 tahun setelah mengalahkan AC Milan 1-0 di final Coppa Italia, Kamis (15/5/2025) dini hari WIB. Dalam laga yang digelar di Stadio Olimpico Roma tersebut, gol tunggal Rossoblu dilesakkan gelandang Dan Ndoye.
Kedua tim datang ke Roma dengan ambisi mengakhiri puasa gelar Coppa Italia. Milan terakhir kali mengangkat trofi ini 22 tahun lalu, dan telah kalah di dua final sejak saat itu.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua penjaga gawang dipaksa melakukan beberapa penyelamatan gemilang di 10 menit awal.
Ketegangan memuncak menjelang akhir babak pertama. Kapten Bologna, Lewis Ferguson, mengalami cedera hidung berdarah setelah ditekel oleh Rafael Leão.
Bologna akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-53. Riccardo Orsolini dijatuhkan oleh Theo Hernández di area penalti. Namun bola justru jatuh ke kaki Ndoye, yang dengan tenang melepaskan tembakan melengkung ke pojok kanan gawang.

Kendati bermain habis-habisan untuk menyamakan keadaan, Milan gagal mencetak gol balasan. Hingga laga usai, skor 1-0 untuk Bologna tidak berubah.
Akhiri Rekor 51 Tahun Tanpa Gelar
Kemenangan ini mengantarkan Bologna meraih juara Coppa Italia pertama sejak tahun 1974. Bagi pelatih Vincenzo Italiano, gelar bergengsi itu juga menjadi pelipur lara setelah menelan kekalahan di dua final Europa Conference League bersama Fiorentina dan menjadi runner up Coppa Italia 2023.
Di sisi lain, kemenangan ini juga secara otomatis mengamankan satu tempat bagi Bologna di Liga Europa musim depan.
Sebaliknya, kekalahan ini memperburuk peluang AC Milan untuk tampil di kompetisi Eropa.
Imbasnya, posisi Sérgio Conceição di kursi pelatih Milan juga semakin terancam. Pasalnya, performa Rossoneri musim ini kurang moncer. Mereka saat ini hanya menempati peringkat ke-8 di Serie A.
Meski masih memiliki dua pertandingan tersisa, Milan harus bersaing ketat dengan klub-klub besar seperti Juventus, Lazio, Roma, dan rival yang baru saja mengalahkan mereka di final Coppa Italia, Bologna.
Tergelincir di satu pertandingan saja, harapan Milan untuk bertanding di kompetisi Eropa musim depan bakal pupus.







