Malanginspirasi.com – Semen Padang sukses mengamankan posisi mereka di Liga 1 musim depan setelah menundukkan Arema FC dengan skor 2-0 pada laga pamungkas BRI Liga 1 2024/2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (24/5/2025), menjadi penentu nasib kedua tim di penghujung musim.
Babak pertama berlangsung dengan tempo sedang. Kedua tim tampak berhati-hati dan enggan tampil terlalu agresif. Minimnya peluang membuat pertandingan hingga menit ke-20 berjalan tanpa ancaman berarti.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor masih imbang 0-0 tanpa gol tercipta.
Memasuki paruh kedua, Semen Padang mulai meningkatkan intensitas serangan. Peluang emas nyaris berbuah gol pada menit ke-59 lewat sundulan Firman Juliansyah, namun bola masih membentur tiang gawang.
Pada menit ke-72, tim tamu memimpin lewat tendangan akrobatik Filipe Chaby
Arema FC yang berusaha menyamakan kedudukan, mendapatkan peluang terbaik di menit ke-77 melalui sundulan Anwar Rifai dari situasi sepak pojok. Sayangnya, bola hanya melebar tipis di sisi kanan gawang lawan.
Hingga waktu normal usai, Singo Edan terus menekan tetapi gagal memecah kebuntuan.
Petaka bagi Arema datang di masa tambahan waktu. Menit ke-90+4, pemain pengganti Semen Padang, M. Ridwan, mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan tim tamu.
Skor 2-0 untuk Semen Padang bertahan hingga wasit meniup peluit akhir.

Kemenangan ini menjadi krusial bagi Kabau Sirah, karena mereka berhasil menghindari zona degradasi dan naik ke peringkat ke-13 klasemen akhir Liga 1. Hasil tersebut sekaligus menyalip Madura United dan Persis Solo.
Di sisi lain, kekalahan Arema FC turut memastikan tiga tim yang terdegradasi musim ini, yakni PSS Sleman, Barito Putera, dan PSIS Semarang.
Dengan hasil ini, Semen Padang berhasil mempertahankan status mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, sementara Arema FC harus menutup musim dengan catatan pahit di kandang sendiri.








