Malanginspirasi.com – Ejekan rasial mewarnai laga pembuka Premier League antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. Penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo, melaporkan dirinya menjadi target pelecehan rasial oleh seorang penonton.
Kejadian ini terjadi pada menit ke-28 saat skor masih 0-0. Wasit Anthony Taylor terlihat berbicara dengan Semenyo, pemain keturunan Ghana yang berkulit hitam, di dekat area sepak pojok Liverpool.
Taylor kemudian menghampiri kedua manajer, Arne Slot dari Liverpool dan Andoni Iraola dari Bournemouth, di pinggir lapangan.
Setelah berdiskusi juga dengan kapten kedua tim, pertandingan dilanjutkan sekitar dua menit kemudian.

Dikutip dari Associated Press, penyelenggara pertandingan menegaskan keluhan Semenyo adalah alasan utama pertandingan sempat dihentikan.
Para pemain Bournemouth kemudian terlihat berusaha menenangkan Semenyo.
Sebuah pesan anti-diskriminasi dibacakan kepada para penonton di Anfield setelah peluit babak pertama berbunyi, seperti yang dilaporkan oleh BBC.
The Football Association (FA) menyatakan “sangat prihatin dengan dugaan diskriminasi dari area penonton”.
“Insiden seperti ini tidak memiliki tempat dalam sepak bola kita,” tegas FA.
“Kami akan bekerja sama erat dengan ofisial pertandingan, klub, dan pihak berwenang terkait untuk menetapkan fakta dan memastikan tindakan yang tepat diambil,” lanjut FA.
Di laga yang berakhir 4-2 untuk kemenangan Liverpool tersebut, Semenyo mencetak dua gol untuk Bournemouth.







