Kejutan di Istanbul, Penalti Osimhen Paksa Liverpool Telan Kekalahan Kedua Beruntun

Malanginspirasi.com – Raksasa Inggris, Liverpool, harus pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan pahit 0-1 dari Galatasaray. Laga tersebut merupakan matchday kedua Liga Champions 2025/2026.

Bertanding di Stadion Rams Park yang bergemuruh pada Rabu (1/10/2025) dini hari WIB, gol tunggal Victor Osimhen dari titik putih menjadi pembeda dan memberikan luka mendalam bagi The Reds.

Pasalnya, hasil ini menandai kekalahan kedua secara beruntun bagi Liverpool di awal musim. Sebuah catatan yang mengkhawatirkan setelah akhir pekan lalu mereka juga tumbang di kandang Crystal Palace.

Dalam laga melawan Galatasaray, dominasi penguasaan bola sepanjang laga terbukti sia-sia, karena skuad asuhan Arne Slot gagal menembus pertahanan disiplin yang digalang tuan rumah.

Petaka bagi tim tamu datang lebih awal dari yang diperkirakan.

Saat pertandingan baru berjalan 14 menit, wasit Clement Turpin menunjuk titik putih setelah gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Baris Yilmaz di dalam kotak terlarang.

Victor Osimhen, yang menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Liverpool sepanjang malam, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia sukses mengecoh kiper Alisson Becker dan membawa Galatasaray unggul 1-0 pada menit ke-16. Gol tersebut bertahan hingga turun minum.

Victor Osimhen pencipta gol di laga galatasaray liverpool
Ekspresi kegirangan Victor Osimhen usai menceploskan bola ke gawang Liverpool. (@Galatasaray/X)
Liverpool Frustrasi Hadapi Tembok The Aslan

Memasuki babak kedua, Liverpool tidak mengendurkan tekanan. Mereka terus mengurung pertahanan Galatasaray dan mencoba berbagai cara untuk membongkar pertahanan lawan.

Manajer Liverpool bahkan melakukan perubahan besar dengan memasukkan tenaga baru di lini serang seperti Mohamed Salah, Alexander Isak, dan Conor Bradley untuk menambah daya gedor.

Sayangnya, semua upaya tersebut menemui jalan buntu. Pertahanan Galatasaray, yang dikomandoi oleh duet Davinson Sanchez dan Abdülkerim Bardakcı, tampil luar biasa solid.

Beberapa kali akselerasi dari Mohamed Salah dan Florian Wirtz berhasil dimentahkan oleh tekel krusial dari Wilfried Singo maupun Sanchez sebelum sempat membahayakan gawang yang dijaga Uğurcan Çakır.

Serangan The Reds yang biasanya tajam terlihat tumpul dan kurang kreativitas saat berhadapan dengan tembok kokoh The Aslan.

Drama VAR dan Cederanya Alisson Lengkapi Derita Liverpool

Malam buruk Liverpool semakin lengkap dengan serangkaian insiden yang tidak menguntungkan.

Kiper andalan mereka, Alisson Becker, harus ditarik keluar karena mengalami cedera setelah melakukan penyelamatan gemilang terhadap peluang solo run Osimhen pada menit ke-54. Posisinya kemudian digantikan oleh Giorgi Mamardashvili.

Puncak frustrasi Liverpool terjadi pada menit ke-89. Wasit sempat memberikan hadiah penalti kepada The Reds setelah Wilfried Singo dianggap melanggar Ibrahima Konate.

Namun, setelah melakukan peninjauan melalui VAR (Video Assistant Referee), wasit Clement Turpin menganulir keputusannya tersebut. Harapan untuk setidaknya membawa pulang satu poin pun sirna.

Laga Galatasaray Liverpool
Bek Liverpool, Milos Kerkez, tercenung usai timnya dikalahkan Galatasaray 0-1. (@Galatasaray/X)

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Galatasaray tidak berubah. Hasil ini menjadi kemenangan perdana yang sangat berarti bagi Galatasaray di Liga Champions musim ini setelah sebelumnya dihajar Frankfurt 5-1.

Sebaliknya, bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi alarm bahaya yang harus segera direspons jika tidak ingin perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini berakhir lebih cepat.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *