Malanginspirasi.com – Stadion Emirates merayakan kemenangan krusial Arsenal atas raksasa Jerman, Bayern Munchen.
Dalam lanjutan Liga Champions 2025-2026, Kamis (27/11/2025), The Gunners menang meyakinkan dengan skor 3-1.
Kemenangan ini bukan sekadar soal tiga poin, melainkan bukti kecerdikan Mikel Arteta dalam membaca situasi genting.
Keputusan sang pelatih melakukan pergantian pemain di babak kedua menjadi kunci yang mengubah nasib laga.
Hasil manis ini memantapkan posisi Arsenal di puncak klasemen sementara dengan poin sempurna 15.
Sementara itu, Bayern Munchen harus puas tertahan di peringkat empat dengan koleksi 12 poin. Bagi para pendukung tuan rumah, ini adalah malam yang sempurna.
Duel Sengit Sejak Menit Awal
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Arsenal langsung tampil agresif meski Bayern sempat memegang kendali bola di awal laga.
Peluang emas pertama datang dari William Saliba lewat sepak pojok, namun usahanya masih melebar.
Tekanan tanpa henti tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-24.
Baca Juga:
Hasil Olympiakos vs Real Madrid: Kylian Mbappe Borong Empat Gol
Hasil Liverpool vs PSV: The Reds Terbantai 1-4 di Anfield
Bek Jurrien Timber sukses memecah kebuntuan lewat sundulan tajam, memanfaatkan umpan matang dari sepak pojok Bukayo Saka.
Namun, Bayern bukan lawan sembarangan. Mereka merespons dengan dingin lewat serangan balik cepat.
Pada menit ke-32, pemain muda Lennart Karl membungkam publik tuan rumah. Ia sukses menyamakan kedudukan setelah menerima umpan silang akurat dari Serge Gnabry di sisi kiri.
Babak pertama berakhir imbang dengan ketegangan yang nyata di wajah para pemain.
Sentuhan Emas dari Bangku Cadangan

Memasuki babak kedua, laga semakin memanas. Kiper Arsenal, David Raya, melakukan penyelamatan heroik untuk menggagalkan peluang kedua Karl.
Melihat timnya butuh energi baru, Arteta melakukan langkah berani pada menit ke-68. Ia menarik keluar Bukayo Saka dan Myles Lewis-Skelly, lalu memasukkan Riccardo Calafiori serta Gabriel Martinelli.
Perjudian ini terbayar lunas secara instan. Hanya dua menit setelah masuk lapangan, kolaborasi pemain pengganti langsung tercipta.
Noni Madueke mencetak gol kedua Arsenal memanfaatkan umpan silang presisi dari Calafiori. Momentum sepenuhnya beralih ke tangan tuan rumah.
Pesta Arsenal ditutup dengan aksi brilian Gabriel Martinelli pada menit ke-77. Dengan ketenangan luar biasa, ia mengecoh kiper veteran Manuel Neuer yang keluar dari sarangnya, sebelum menceploskan bola ke gawang.
Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang, memastikan Arsenal tetap menjadi raja di fase grup musim ini.








