Kalah Telak 3-1 dari Bodo/Glimt, Ini Kata Pelatih Manchester City

Malanginspirasi.com – Pelatih Manchester City Pep Guardiola akui keunggulan Bodo/Glimt saat timnya keok 3-1 di pertandingan ketujuh Liga Champions Rabu (21/1/2026) dini hari.

“Memang tidak ada tim yang bisa dianggap enteng dalam kompetisi ini,” katanya usai pertandingan. “ Hari ini mereka memiliki momentum meski  tim kami menciptakan peluang.”

Sama halnya dengan Ait-Nouri dimana ia puji tim lawan.

“Pertandingan yang sulit karena Bodo bermain bagus,” katanya. “Kami mencoba menekan di babak pertama dan coba mencetak gol.  Dua gol mereka adalah kesalahan kami.”

 City tetap berada di delapan besar tetapi itu akan terancam ketika sisa pertandingan pekan ketujuh dimainkan.

Kemenangan melawan Galatasaray adalah suatu keharusan jika kita ingin memiliki kesempatan untuk menghindari play-off.

Rayan Cherki mencetak satu-satunya gol untuk Manchester City di menit ke 60.

Tiga gol Bodo Glimt adalah hasil dari brace Kasper Høgh di menit ke 22′ dan 24′, juga gol Jens Petter Hauge (58′).

Pertandingan tersebut berlangsung dengan suhu di bawah nol derajat di Stadion Aspmyra.

Para penggemar tim tuan rumah sangat antusias di pertandingan terbesar mereka sejak debut di Liga Champions lima tahun lalu.

Bahkan mereka juga mengelu-elukan pahlawan tim nasional mereka, Erling Haaland.

Hajar Manchester City Dengan Dua Gol Tanpa Balas, Manchester United Patahkan Prediksi

Dominasi Man City Yang Tak Membuahkan Hasil

City memulai dengan dominan.

Cherki memaksa Nikita Haikin melakukan penyelamatan awal sebelum Max Alleyne sedikit meleset dengan sundulan dari sepak pojok.

Namun, itu adalah satu-satunya momen bagus mereka.

Pasalnya  Bodo/Glimt mencetak dua gol dalam waktu dua menit di pertengahan babak pertama.

Pertama, ia menyarangkan sundulan ke tiang jauh dari sudut sempit sebelum penyelesaian tajam setelah tim tuan rumah merebut bola untuk melancarkan serangan balik cepat.

City berusaha untuk memperkecil kedudukan sebelum jeda.

Rodri sempat memenangkan sundulan berbahaya yang tidak dapat diselesaikan Haaland di tiang jauh.

Saat pemain nomor sembilan itu sambut umpan silang rendah Nico O’Reilly, tembakan kerasnya meleset tipis dari tiang gawang.

Tijjani Reijnders melepaskan beberapa tembakan di awal babak kedua.

Tetapi tuan rumah terus terlihat mengancam dengan gol Hakon Evjen yang dianulir karena offside sebelum Hauge melepaskan tembakan melengkung yang tak terbendung ke sudut atas gawang.

 Cherki memberi City harapan ketika ia melepaskan tembakan rendah dari tepi kotak penalti dua menit kemudian.

Tetapi harapan itu pupus ketika dua kartu kuning dalam waktu kurang dari satu menit mengakibatkan Rodri diusir keluar lapangan.

Hauge hampir mengulangi gol luar biasanya dengan tembakan melengkung yang mengenai mistar gawang.

 

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *