Malanginspirasi.com – Pelatih Manchester City Pep Guardiola sebut timnya membutuhkan permainan sempurna untuk mengalahkan Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA pada Rabu (18/3/2026) dini hari.
City tertinggal 3-0 dari leg pertama dimana defisit sebesar itu adalah tantangan berat melawan tim mana pun, apalagi tim dengan reputasi seperti Real, yang merupakan juara Eropa 15 kali.
“Banyak hal bisa terjadi dalam sepak bola,” kata Pep yang mengatakan timnya harus fokus dan unggul terlebih dahulu.
Baca Juga:
Hattrick Valverde Jadi Mimpi Buruk Manchester City di Kandang Real Madrid
Ia mengakui bahwa sebagian besar pemain masih baru di Liga Champions.
“Namun ini adalah pengalaman dan kesempatan luar biasa untuk mencoba,” jelasnya.
Tapi Guardiola mengatakan tidak khawatir dengan peluang dan yakin timnya mampu membalikkan keadaan, terutama di Etihad.
“Kami akan berusaha untuk mencetak gol dan mempertahankan posisi dengan lebih baik dan tidak menyerah,” pungkas dia.
Bernardo Silva: Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan
Kapten Manchester City Bernardo Silva percaya bahwa timnya mampu membalikkan keadaan, terlebih dengan dukungan suporter.
“Meskipun hasil di Madrid sangat buruk, tetapi kita akan berjuang sampai titik darah penghabisan karena tahu itu akan sulit,” kata Bernardo dalam konferensi pers pra-pertandingan.
“Lawannya bagus, hasilnya tidak bagus, tetapi di kandang banyak hal bisa terjadi, terutama di Etihad. Kami akan mencoba menciptakan kemenangan,” tegasnya.
Bernardo sudah memperkuat sejumlah pertandingan akbar selama sembilan musimnya di Etihad.
Ia juga mencetak dua gol dalam kemenangan 4-0 atas Madrid pada tahun 2023 yang mungkin merupakan penampilan dan hasil terbaik di era Pep Guardiola.
Gelandang Portugal itu mengatakan gol cepat di leg kedua akan ideal.
Tetapi ia menegaskan tim akan tetap percaya diri karena timnya selalu dapat menciptakan momen-momen spesial.







