Alasan Protes MU atas Penalti Kontroversial di Laga Lawan Bournemouth

Malanginspirasi.com – Manchester United (MU) sangat marah atas keputusan kontroversial wasit terkait dua penalti  dalam pertandingan imbang 2-2 melawan Bournemouth, Sabtu (21/2/2026) dini hari.

Hari istimewa Harry Maguire  setelah dipanggil kembali ke timnas Inggris rusak oleh kartu merah yang ia terima di Vitality Stadium.

Tetapi kinerja para wasitlah yang membuat United geram.

Maguire diusir karena menarik Evanilson di dalam kotak penalti saat Manchester United unggul 2-1 dengan 10 menit tersisa.

Junior Kroupi kemudian mencetak gol dari titik penalti.

Tetapi keputusan untuk tidak memberikan penalti kepada Manchester United sebelumnya membuat manajer sementara Michael Carrick marah.

Terutama setelah timnya mendapatkan penalti atas pelanggaran serupa yang ia anggap terjadi sebelumnya dalam pertandingan tersebut.

Penalti yang tidak diberikan kepada tim tamu terjadi ketika Amad Diallo tampak ditarik di dalam kotak penalti oleh Adrien Truffert, saat Manchester United unggul 1-0 setelah penalti Bruno Fernandes.

Baca Juga:

MU Amankan Posisi Tiga Besar Setelah Kalahkan Aston Villa, Fernandes Cetak 100 Assist

Carrick menggambarkan keputusan tersebut sebagai membingungkan.

“Pikiran pertama saya adalah dia pasti salah dalam salah satu keputusan, karena dia memberikan satu penalti untuk hal yang sama dengan yang tidak diberikan, yaitu tarikan dua tangan,” ujar Carrick usai pertandingan.

“Jadi, penalti untuk Matheus Cunha diberikan, sedangkan penalti kedua untuk Amad tidak diberikan. Menurut saya hampir identik, yaitu dua tangan pada seseorang di dalam kotak penalti, dan mereka terjatuh dan menguasai bola,” terangnya.

“Momen penting dan saya tidak mengerti bagaimana Anda bisa memberikan satu penalti dan tidak memberikan yang lain. Itu gila karena sangat jelas,” begitu lanjut Carrick.

Carrick mengatakan jika itu yang wasit yakini sebagai penalti sejak awal, maka penalti kedua juga harus diberikan untuk MU.

Sementara itu, kapten Setan Merah, Bruno Fernandes, merasa bahwa jika penalti Bournemouth diberikan karena pelanggaran oleh Maguire, maka seharusnya penalti juga diberikan untuk insiden Diallo.

“Saya pikir kami bisa saja unggul 2-0. Kemudian kami malah kebobolan gol, tidak mendapatkan penalti, dan kemudian kami malah mendapatkan penalti. Kurang lebih situasinya sama seperti Amad,” katanya.

“Satu dapatkan penalti, yang lainnya tidak. Saya tahu sulit bagi wasit untuk memberikan dua penalti dalam pertandingan yang sama untuk tim yang sama. Tetapi yang saya tidak mengerti adalah mengapa VAR tidak terlibat dalam situasi itu,” ungkapnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *