Malanginspirasi.com – Pelatih Arsenal Mikel Arteta katakan bahwa laga melawan Manchester City di final Piala Carabao adalah momen menentukan.
“Yang terpenting adalah tim bisa memenangkan trofi atau tidak. Kami tahu apa yang dipertaruhkan dan kami benar-benar menginginkannya,” begitu kata Arteta.
Senada, pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan bahwa timnya sangat optimis dengan kemenangan.
“Kami telah sampai di Wembley 22 kali dalam 10 tahun. Suatu kehormatan dan tantangan besar. Bagi tim, ini adalah momen besar. Ketika kami mencapai final, apa pun kompetisinya, selalu sulit,” katanya.
Guardiola mengakui Arsenal adalah tim yang luar biasa dan timnya menghadapi tantangan besar.
Statistik Kedua Tim di Piala Carabao
City telah memenangkan delapan dari sembilan final Piala Carabao.
Hanya Liverpool yang memenangkan kompetisi lebih sering yakni 10.
The Citizens telah menang di setiap tujuh final terakhir mereka, sejak kekalahan dari Wolves pada tahun 1974.
Arsenal memiliki delapan pencetak gol berbeda di Piala Liga musim ini (tidak termasuk gol bunuh diri). Dan tidak ada pemain Arsenal yang mencetak lebih dari satu gol.
Terakhir kali tim asal London ini memiliki lebih banyak pencetak gol berbeda dalam satu musim adalah pada tahun 1987/88 (9).
Manchester City mengalahkan Arsenal di final 2018.
Hanya dua tim yang pernah mengalahkan The Gunners di dua final piala utama sebelumnya – Newcastle United (Piala FA 1932, Piala FA 1952) dan Leeds United (Piala Liga 1968, Piala FA 1972).
Rekor Pemain Kedua Tim di Piala Carabao
Erling Haaland mencetak gol di setiap tiga pertandingan terakhirnya melawan Arsenal di semua kompetisi. Namun, dia belum pernah mencetak gol dalam enam penampilan untuk City di Wembley.
Rayan Cherki telah terlibat dalam empat gol dalam empat penampilannya di Piala Liga untuk City (3 gol, 1 assist), rata-rata terlibat dalam gol setiap 47 menit di kompetisi tersebut.
Eberechi Eze bisa menjadi pemain ketiga yang mencetak gol melawan lawan di final Piala Liga dan Piala FA setelah Roberto Di Matteo (vs Middlesbrough) dan Didier Drogba (vs Liverpool).
Ia telah mencetak gol (2) atau memberikan assist (1) di setiap tiga penampilan terakhirnya melawan Man City.
Gabriel Martinelli juga telah mencetak gol (1) atau memberikan assist (2) di setiap tiga penampilan terakhirnya melawan City.
Sejak bergabung dengan City pada tahun 2019, Rodri hanya kalah satu kali dari 14 penampilannya melawan Arsenal, yang terjadi di semifinal Piala FA musim 2019/20.
Dalam empat kali terakhir ia menghadapi Arsenal, pertandingan berakhir imbang.







