Malanginspirasi.com – Timnas Indonesia resmi naik satu peringkat di ranking FIFA dunia menjadi posisi 121 dengan 1.144,73 poin per update real-time Maret 2026. Kenaikan ini terjadi bukan karena hasil pertandingan Garuda, melainkan efek hukuman yang diterima Timnas Malaysia dari FIFA dan AFC atas penggunaan pemain naturalisasi yang tidak memenuhi syarat.
Peringkat baru ini tercatat di situs resmi inside.fifa.com/fifa-world-ranking/men, meski masih bersifat tidak resmi hingga semua pertandingan diverifikasi sepenuhnya. Update terakhir resmi FIFA pada 19 Januari 2026 menempatkan Indonesia di posisi 122.
Kini, dengan Malaysia merosot drastis hingga 14 peringkat (ke sekitar 135), Garuda berhasil menggeser rival ASEAN tersebut dan menduduki peringkat ke-23 di zona AFC.
Mekanisme Kenaikan
FIFA mulai menerapkan sistem update ranking secara real-time sejak Maret 2026, berbeda dengan pola bulanan sebelumnya.
Hukuman terhadap Malaysia berasal dari sanksi AFC dan FIFA atas empat kemenangan serta satu hasil imbang yang dianulir. Menyebabkan mereka kehilangan sekitar 45 poin. Akibatnya, Indonesia otomatis naik tanpa perlu bertanding.
Posisi ini menandai kemajuan stabil Timnas era pelatih John Herdman dan program naturalisasi.
Sebelumnya, Indonesia sempat mencapai puncak 118 dunia pada Juli 2025. Namun fluktuatif sepanjang 2025–2026 akibat hasil kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di ASEAN, Indonesia kini berada di atas Malaysia dan mendekati Vietnam serta Thailand yang masih memimpin kawasan (sekitar peringkat 96–100). Kenaikan ini meningkatkan kepercayaan diri menjelang FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia sebagai tuan rumah.
Pada 27 Maret 2026, Garuda akan menghadapi Saint Kitts and Nevis (peringkat 154), diikuti laga melawan Bulgaria (peringkat sekitar 87–88).
Kemenangan di kedua laga berpotensi menambah hingga 10 poin dan melesat tiga hingga empat tingkat ke posisi 118 dunia saat update resmi berikutnya pada 31 Maret atau 1 April 2026.
Tertinggi dan Terendah
Ranking FIFA tertinggi Timnas Indonesia sepanjang sejarah adalah 76 dunia (September 1998), sementara terendah 191 (Juli 2016). Rata-rata posisi historis berada di kisaran 132.
Kenaikan ke 121 ini menjadi sinyal positif menuju target masuk 100 besar dunia jelang Piala Dunia 2026 dan Piala Asia.
Ranking FIFA bersifat dinamis. Satu kekalahan atau kemenangan di FIFA Series bisa mengubah posisi secara signifikan.
PSSI dan pelatih Herdman diharapkan memanfaatkan momentum ini untuk mempersiapkan skuad dengan matang, terutama dalam memaksimalkan dukungan suporter tuan rumah.
Perkembangan ranking akan terus dipantau setelah dua laga FIFA Series akhir Maret.







