Fiorentina Keok dari Crystal Palace di Perempat Final Liga Konferensi

Malanginspirasi.com – Jean-Philippe Mateta mencetak gol pertamanya dalam lebih dari tiga bulan saat Crystal Palace mengalahkan Fiorentina 3-0 di leg pertama perempat final Liga Konferensi UEFA, Jumat (10/4/2026) dini hari.

Palace berpeluang besar lolos semifinal Eropa utama pertama mereka.

Mateta, yang memulai pertandingan pertamanya untuk Palace sejak kepindahannya ke AC Milan gagal, berhasil mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-24 setelah Evann Guessand dilanggar oleh bek Fiorentina, Dodo.

Striker Prancis itu juga berperan dalam gol kedua Palace tujuh menit kemudian ketika Tyrick Mitchell menyelesaikan bola yang membentur tiang gawang setelah David de Gea menyelamatkan upaya Mateta dari jarak dekat.

Ismaila Sarr memastikan tempat timnya di empat besar pada menit ke-90 ketika ia menyundul umpan silang Daichi Kamada melewati De Gea.

Mateta masuk menggantikan Jorgen Strand Larsen yang diskors dan tampak tajam setelah mencetak hat-trick dalam pertandingan persahabatan tertutup tengah pekan.

Baca Juga:

Kalahkan Tottenham 3-1, Crystal Palace Jauhi Zona Degradasi

Ia menyundul bola sedikit melenceng dari umpan silang Daniel Munoz sebelum Ismaila Sarr – pencetak gol terbanyak Palace di kompetisi ini dengan lima gol – hampir mencetak gol dengan tendangan melengkung jarak jauh.

Semenit kemudian Guessand menerima umpan Ismaila Sarr tetapi dijegal oleh Dodo saat tendangannya melenceng, sehingga wasit tidak punya pilihan selain memberikan tendangan penalti.

Mateta mengecoh De Gea untuk mencetak gol pertamanya sejak Hari Tahun Baru sebelum menendang bendera sudut dengan gaya karate dalam selebrasi yang berlebihan.

Palace tidak membutuhkan kesalahan kedua Fiorentina untuk memperlebar keunggulan.

Daichi Kamada menemukan Munoz yang berlari di belakang pertahanan tim tamu dengan umpan lambung.

Dan setelah Mateta melihat upayanya dari umpan balik akrobatik pemain Kolombia itu diselamatkan, Mitchell mencetak gol dari bola rebound.

Fiorentina tampak kewalahan tetapi muncul di babak kedua dengan energi dan tujuan yang baru.

Giovanni Fabbian melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang setelah menerima umpan silang dari Dodo, sebelum Dean Henderson harus menahan sundulan dari Albert Gudmundsson dan tendangan rendah dari Roberto Piccoli.

Manajer Palace, Oliver Glasner, menyuarakan ketidakpuasannya dari pinggir lapangan.

Tetapi timnya kembali tenang dan mencetak gol ketiga yang bisa menjadi penentu ketika sundulan Sarr di menit-menit akhir melambung ke sudut atas gawang melewati De Gea yang tak berdaya.

Palace akan membawa keunggulan tiga gol ke leg kedua di Florence pekan depan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *