Juara Bertahan Super Tangguh, Ini Alasan Enzo Maresca Pasca Manchester City Keok dari PSG di Kandang Sendiri

Bola8 views

Malanginspirasi.com – Kekalahan Manchester City dari Paris Saint Germain (PSG) di Etihad tentu berpengaruh pada hasil klasemen sementara Liga Champions dimana City berada di peringkat ke 17 dan PSG tetap di puncak.

Pelatih  Enzo Maresca mengatakan timnya sudah  memulai dengan cukup baik hingga terciptanya gol pertama.

Lalu kami kebobolan gol kedua hanya berselang satu menit kemudian. Hal itu menimbulkan perasaan negatif. Di babak kedua, performa kami jauh lebih baik dan kami mungkin pantas mendapatkan hasil yang lebih baik,” kata dia kepada TNT Sports.

Maresca sendiri merasa aneh karena timnya tidak menyerah saat jeda babak pertama.

“Kami melakukan penyesuaian dan menciptakan cukup banyak peluang yang membuat kami layak mendapatkan hasil lebih,” kata dia.

“Meski tertinggal 0-3 di babak pertama, melihat banyaknya peluang yang kami ciptakan di babak kedua, kami pantas mendapatkan hasil lebih baik. Anda harus tampil efektif dalam penyelesaian akhir namun tetap menjaga keseimbangan tim,” sesalnya.

Baca Juga:

Kejar-Kejaran Gol, Real Madrid Tekuk AS Roma 4-3

Pep Guardiola bahkan turut menonton pertandingan tersebut  bersama para pendukung City yang gegap gempita.

PSG bahkan sudah mengejutkan City dengan unggul tiga gol saat turun minum.

Desire Doue membuka skor pada menit ke-13 lewat tembakan mendatar yang menaklukkan kiper City, Gianluigi Donnarumma, sebelum kemudian memberikan umpan silang sempurna yang dituntaskan dengan sundulan oleh Ousmane Dembele dua menit berselang.

PSG terus mendominasi dan membongkar pertahanan City; Vitinha mencetak gol ketiga pada menit ke-32 melalui penyelesaian klinis usai kerja sama apik antara Maghnes Akliouche dan Warren Zaire-Emery.

Maresca melakukan tiga pergantian pemain saat jeda, dan City tampil sebagai tim yang berbeda di babak kedua. Mereka menciptakan sejumlah peluang sebelum Erling Haaland memperkecil ketertinggalan lewat sundulan tipis menyambut umpan silang Iliman Ndiaye, delapan menit setelah babak kedua dimulai.

Harapan City untuk bangkit pupus pada menit ke-62 ketika Donnarumma awalnya berhasil menepis tembakan Akliouche, namun bola justru jatuh ke belakang tubuhnya dan masuk ke dalam gawang.

City pantang menyerah; Haaland mencetak gol keduanya dan satu upaya lainnya secara ajaib digagalkan oleh kiper PSG, Matvei Safonov—dengan drama terakhir terjadi saat Donnarumma menepis penalti Ferran Torres di pengujung laga.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *