Malanginspirasi.com – Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela hubungan dekatnya dengan Presiden AS, Donald Trump. Menurutnya, kedekatan tersebut “sangat krusial” untuk keberhasilan Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataannya di hadapan media saat menghadiri Rapat Umum Asosiasi Pengatur Sepak Bola Internasional (Ifab) di Belfast, Infantino juga membela keputusan untuk memberikan hak penyelenggaraan Piala Dunia 2034 kepada Arab Saudi.
Infantino menghadiri pelantikan Trump di Washington bulan lalu, dan replika Piala Dunia ditempatkan di Oval Office. Namun, seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan sejumlah negara sekutunya, termasuk Kanada dan Meksiko, Infantino berkeyakinan bahwa bekerja sama dengan presiden adalah hal yang esensial.
“Saya pikir sangat krusial untuk kesuksesan Piala Dunia memiliki hubungan yang erat dengan presiden,” katanya.
“Kami akan menyelenggarakan Piala Dunia Klub FIFA yang pertama kali di Amerika Serikat dengan 32 tim. Selain itu, kita juga mengadakan Piala Dunia tahun depan di AS, Meksiko, dan Kanada. Jangan lupa bahwa ketika proses bidding untuk Piala Dunia ini berlangsung, Presiden Trump sudah menjabat,” tambahnya.
Terkait perang di Ukraina, Infantino menyatakan bahwa FIFA siap berperan jika kesepakatan damai tercapai.
“Kami semua berharap bahwa pembicaraan damai berhasil. Karena penting bagi kita mendukungnya demi dunia, jauh lebih penting daripada sepak bola, agar kita bisa memiliki perdamaian,” ujarnya.
Infantino juga mengungkapkan Trump tidak meminta untuk mempertimbangkan pemulangan tim Rusia ke Piala Dunia, yang kualifikasinya akan dimulai musim semi ini.
“Tidak, saya tidak diminta. Ada isu yang lebih penting untuk dibahas ketika kita berbicara tentang perdamaian ketimbang sepak bola. Namun, kami ingin semua negara bisa bermain,” jelasnya.
Sedangkan mengenai keputusan kontroversial FIFA untuk memberikan penyelenggaraan Piala Dunia 2034 kepada Arab Saudi, Infantino menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah positif untuk sepak bola global.
“Sepak bola adalah permainan semua orang. Kita harus melibatkan semua pihak,” tegasnya.
Ifab akan menggelar pertemuan pada hari Sabtu untuk membahas interpretasi baru mengenai aturan offside dan pengembangan VAR dengan biaya rendah yang dikenal Football Video Support.







