Malanginspirasi.com – Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di panggung internasional.
Tahun ini, tiga film lokal terpilih untuk tayang perdana di ajang Busan Internasional Film Festival (BIFF) 2025, salah satu festival film paling bergengsi di Asia.
Ketiga film tersebut adalah “Rangga & Cinta,” “Pangku (On Your Lap),” dan “Mothernet (Esok Tanpa Ibu).”
3 Film Lokal Tampil di BIFF 2025
1. Rangga & Cinta

Film pertama adalah Rangga & Cinta, sebuah drama musikal romantis yang diputar dalam seksi A Window on Asian Cinema di BIFF 2025.
Seksi ini dikenal sebagai etalase film-film Asia yang menjanjikan dan berpotensi mencuri perhatian dunia.
Uniknya, film ini akan tayang secara internasional lebih dulu sebelum rilis resmi di bioskop Indonesia pada Oktober 2025. Hal ini tentu menambah kebanggan tersendiri bagi insan perfilman nasional.
2. Pangku (On Your Tap)

Film kedua adalah Pangku, yang menjadi debut penyutradaraan aktor terkenal Reza Rahardian.
Kehadiran Reza sebagai sutradara tentu menjadi sorotan, mengingat kiprahnya selama ini lebih dikenal sebagai aktor papan atas.
Pangku akan ditayangkan untuk pertama kali di BIFF 2025 dalam seksi Vision-Asia. Sebuah kategori yang menampilkan karya-karya baru penuh visi dari para sineas Asia.
3. Mothernet (Esok Tanpa Ibu)

Film ketiga adalah Mothernet (Esok Tanpa Ibu), yang dibintangi oleh aktris ternama Dian Sastrowardoyo bersama Ringgo Agus Rahman.
Mengangkat isu keluarga dengan balutan drama emosional, film ini dipastikan menjadi salah satu magnet bagi penonton internasional.
Sama seperti Pangku, Mothernet juga masuk dalam seksi Vision-Asia, memperlihatkan bagaimana Indonesia mampu menyuguhkan cerita dengan kedalaman emosional.
Tak hanya itu, Indonesia mampu membuat kualitas produksi setara film internasional.
Bukti Film Indonesia Mendunia
Kehadiran tiga film Indonesia di BIFF 2025 menjadi bukti nyata bahwa kualitas sinema lokal mampu bersaing di ranah global.
Tidak hanya menampilkan karya sutradara baru maupun aktor ternama, film-film ini juga merepresentasikan keberagaman cerita. Mulai dari drama keluarga hingga musikal romantis.
Dengan kesempatan tampil di festival besar seperti BIFF, diharapkan film Indonesia semakin dikenal luas. Tentunya membuka jalan untuk penetrasi lebih dalam di pasar internasional.
✨ Tahun 2025 tampaknya akan menjadi salah satu momen penting bagi kebangkitan sinema Indonesia di kancah dunia.







