Profil Mia Goth, Berawal dari Model Remaja hingga Ikon Horor Global

Malanginspirasi.com – Mia Gypsy Mello da Silva Goth, atau lebih dikenal sebagai Mia Goth, merupakan aktris Inggris yang telah menorehkan perjalanan karir unik dan berani di dunia perfilman Hollywood.

Aktris ini semakin menarik perhatian publik setelah membintangi film adaptasi Frankenstein (2025) karya Guellermo del Toro yang bisa kamu tonton di Netflix.

Dalam film ini, Mia Goth memerankan Elizabeth Lavenza, tokoh ikonik yang sangat berbeda dari karakter-karakter gelap yang pernah ia perankan sebelumnya.

Mia Goth lahir pada 25 Oktober 1993 di Southwark, London. Ia tumbuh dengan latar belakang multinasional, ibunya berasal dari Brasil sedangkan ayahnya berdarah Kanada.

Dalam masa kecilnya, dia pernah tinggal di Ri de Jeneiro bersama keluarganya sebelum akhirnya kembali ke Inggris.

Sedikit yang orang-orang ketahui, bahwasanya ia merupakan seorang model sebelum memutuskan terjun ke dalam dunia akting.

Jejak Awal Karir

Dilansir dari web fangoria.com, Mia Goth memulai karirnya sebagai model remaja setelah ditemukan oleh fotografer fashion Gemma Booth di Festival Underage saat berusia 14 tahun.

Selanjutnya, ia menandatanani kontrak dengan Storm Model Management dan melakukan kampanye untuk brand Miu Miu dan Prada.

Pada saat berusia 16 tahun, Mia mulai mengikuti audisi untuk aktingnya.

Pada usia 18 tahun, Goth memulai debut aktingnya dalam film kontroversial Nymphomaniac: Volume II (2013) karya Lars von Trier.

Ia memerankan karakter “P”, seorang remaja yang terlibat dalam dunia dewasa yang kompleks.

Perjalanan Karir Akting
Profil Mia Goth, Berawal dari Model Remaja hingga Ikon Horor Global
Variasi karakakter yang diperankan oleh Mia Goth. (IMDb)

Setelah itu, dia terus membuktikan kemampuannya melalui film-film yang menantang.

• The Survivalist (2015)

Goth memainkan karakter Milja yang berlatar dunia pasca-apocalypstic.

Ia menuai pujian atas komitmennya dalam berakting yang menjalani syuting secara ekstrem dan fisik yang intens.

Layaknya seperti tidur di luar ruangan sepanjang syuting, tidak mandi, dan makan sangat sedikit.

• Everest (2015)

Goth berperan sebagai Meg Weathers, anak dari pendaki Doug Weathers yang terjebak di gunung. Ia memainkan figur emosional yang menjadi jangkar bagi konflik keluarga dalam cerita.

• A Cure for Wellness (2016)

Goth berperan sebagai Hannah, seorang gadis misterius yang hidup di sebuah pusat “penyembuhan” eksperimental di Swiss.

Perannya dalam film thriller psychology ini menjadi titik balik karena performanya menjadi salah satu yang paling banyak dipuji dan mulai menarik perhatian kritikus.

• Marrowbone (2017)

Goth memerankan Jane, salah satu dari empat bersaudara keluarga Marrowbone. Perannya di sini berbeda dari karakter-karakter gelapnya.

Jane adalah karakter hangat, penuh rasa sayang kepada adik lelakinya, dan menjadi penengah antara dua kakak lelakinya yang sering beradu argumen.

Goth menunjukkan fleksibilitas emosionalnya, bahwa ia tidak terbatas pada peran-peran menyeramkan.

• Suspiria (2028)

Goth berperan sebagai Sara Simms, seorang penari yang mulai menyadari bahwa sekolah tari Berlin tempatnya belajar menyimpan praktik okultisme.

Remake garapan Luca Guadagnino ini menjadi proyek besar bagi Goth. Lewat Suspiria, Ia memperkuat reputasinya sebagai aktris yang berani menerima peran-peran kompleks, fisikal, dan gelap.

• High life (2018)

Goth berperan sebagai Boyse, salah satu narapidana yang menjadi bagian dari eksperimen reproduksi di luar angkasa.

Film sci-fi psikologis karya Claire Denis ini sangat filosofis dan menantang secara psikologis.

Ia bermain dengan intensitas tinggi dan kehadiran yang unpredictable, tampil liar, agresif, emosional, dan sangat manusiawi.

“Scream Queen”
Profil Mia Goth, Berawal dari Model Remaja hingga Ikon Horor Global
Penampilan Mia Goth dalam ‘Pearl.’ (IMDb)

Pada tahun 2020-an, X Trilogy karya Ti West menjadi puncak popularitas internasional Mia Goth.

Dalam X (2022) ia memerankan dua karakter sekaligus, Maxine Minx, seorang bintang film dewasa yang ambisius dan Pearl, wanita tua yang menjadi pembunuh haus perhatian.

Di tahun yang sama, film prekuelnya terbit yaitu Pearl (2022). Menceritakan tentang latar belakang Pearl sebagai karakter utama, seorang wanita muda yang tinggal di pertanian Texas.

Monolog “Please, I’m a star!” menjadi viral dan dianggap salah satu adegan horor terbaik dalam dekade itu.

Seri terakhir, MaXXXine (2024), mengikuti cerita Maxine saat ia mengejar karir film di Hollywood pada tahun 1980-an.

Penampilan Goth dalam trilogi tersebut dipuji secara luas oleh para kritikus.

AO Scott dari The New York Times memuji “penampilannya yang sangat sungguh-sungguh dan sangat aneh” dan majalah W menyatakan Goth sebagai “ikon horor modern.”

Proyek Mendatang

Mia Goth semakin menaikkan profilnya dengan berbagai proyek ambisius yang akan datang. Terdapat dua proyek besar yang terkonfirmasi Goth ke dalam jajaran cast.

Pertama, ia akan bergabung dalam jajaran pemain The Odyssey (2026), film epik adaptasi puisi kuno karya Homer, yang disutradarai oleh Christopher Nolan.

Menurut laporan, film ini akan dirilis pada 17 Juli 2026. Proyek ini sudah sangat dinanti karena menggunakan teknologi kamera IMAX penuh.

Menjadikannya salah satu film besar Nolan dengan skala sinematik yang ekstrem.

Kedua, Mia Goth juga dipastikan tampil dalam Star Wars: Starfighter (2027), sebuah film standalone yang disutradarai oleh Shawn Levy.

Menurut laporan, Goth akan memerankan villain atau penjahat utama dalam film. Film ini dijadwalkan tayang 28 Mei 2027.

Prestasi dan Penghargaan

Penampilan Goth dalam Pearl mendapatkan banyak pujian dan sejumlah penghargaan. Di Sitges Film Festival 2022, ia meraih Best Actress atas perannya sebagai Pearl.

Dia juga memenangkan Critics’ Choice Super Awards untuk kategori Best Actress in a Horror Movie dan Best Villain (keduanya untuk peran Pearl).

Sebelumnya, pada awal kariernya, Goth juga mendapat nominasi British Independent Film Award (BIFA) sebagai Most Promising Newcomer untuk perannya di The Survivalist (2015).

Selain karier akting, Goth juga menebar pengaruh di dunia mode. Pada September 2025, ia ditunjuk sebagai Brand Ambassador Dior di bawah arahan kreatif Jonathan Anderson.

Kehidupan Pribadi
Profil Mia Goth, Berawal dari Model Remaja hingga Ikon Horor Global
Shia LaBeouf menikahi Mia Goth di Las Vegas menurut laporan. (teenvogue.com)

Di luar layar, Mia Goth menjalani kehidupan yang penuh kontras. Ia telah menjadi seorang Ibu dan pasangan sah dari aktor Shia LaBeouf.

Mereka terkena cinlok atau cinta lokasi dalam proyek film Nymphomaniac.

Mulai berkencan di awal tahun 2010-an dan pada tahun 2016 muncul dalam upacara pernikahan yang disiarkan langsug di Las Vegas.

Pada tahun 2018, seorang perwakilan LaBeouf mengatakan bahwa pasangan itu bercerai, tetapi mereka berdamai dan memiliki seorang putri pada tahun 2022.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *