Malanginspirasi.com – Industri kreatif Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung internasional. Film animasi layar lebar bertajuk ‘Jumbo’ dipastikan akan segera menyapa para penonton di Korea Selatan.
Kepastian ini muncul setelah distributor lokal, By4M Studio, resmi merilis teaser berdurasi 30 detik dan rangkaian poster karakter melalui akun media sosial mereka.
Promosi masif ini menandai persiapan jelang penayangan perdana yang dijadwalkan pada 18 Februari mendatang.
Dalam poster karakter yang dirilis, penonton diperkenalkan dengan dinamika unik lima tokoh utama yang tergabung dalam Tim Jumbo.
Don hadir sebagai pemimpin tim yang visioner, didampingi oleh Meri yang misterius sebagai teman rahasia.
Kekuatan tim semakin lengkap dengan kehadiran Atta, sosok cowok serba bisa, dan Mae yang berperan sebagai pemecah masalah.
Melengkapi formasi, ada Nurman yang digambarkan sebagai cowok perhatian yang menjaga keharmonisan grup.
Slogan berbahasa Korea dalam poster tersebut, yang berarti “Perjalanan spektakuler bersama Tim Jumbo dimulai”, menjanjikan sebuah petualangan fantasi yang mendalam bagi penonton segala usia.
Sentimen Positif Publik

Kabar ekspansi film Jumbo ke Negeri Ginseng ini memicu gelombang kebanggaan di kalangan netizen Indonesia.
Banyak yang menilai ini sebagai momentum balas budi budaya, di mana biasanya masyarakat Indonesia yang mengonsumsi konten Korea.
Baca Juga:
‘Jumbo’ Jadi Film Indonesia Terlaris 2025 dengan 10 Juta Penonton
”Wah, bangga sekali animasi buatan anak bangsa bisa tayang di Korea. Biasanya kita yang menonton drakor, tapi kali ini mereka yang akan menonton karya kita,” ujar salah satu warganet, @dhilla_ep, dalam kolom komentar unggahan promosi tersebut.
Antusiasme ternyata tidak hanya datang dari warga lokal. Penonton di Korea Selatan pun mulai melirik film ini. Akun @goduting menuliskan, “꿀잼 기대됩니다 (Sangat seru, saya sangat menantikannya)”.
Menunjukkan bahwa visual dan premis Jumbo memiliki daya tarik universal.
Langkah Jumbo menembus pasar bioskop Korea Selatan diharapkan menjadi pembuka jalan bagi lebih banyak IP (Intellectual Property) asal Indonesia untuk bersaing di pasar global yang kompetitif.








