Beberkan Deretan Lagu Album Arirang, BTS Army Tak Sabar Nantikan Rilis 20 Maret

Malanginspirasi.com –  Grup musik BTS membeberkan semua dalam album terbaru mereka berjudul ARIRANG.

Deretan lagu dalam album Arirang dipublikasikan di akun resmi Instagram BTS, @bts.bighitofficial.

Postingan tersebut sudah mencapai lebih dari 2,5 juta LIKES dalam waktu kurang dari 24 jam.

Jadwal rilis resmi album ini adalah pada 20 Maret 2026 sebagai  comeback penuh grup setelah hampir empat tahun hiatus dari album studio lengkap sejak “Proof” (2022).

Fans heboh dengan 14 lagu yang ada tersebut dengan lagu-lagu seperti: ‘Body to Body’, ‘Hooligan’, ‘Aliens’, ‘FYA’, ‘2.0’, ‘No. 29’, ‘SWIM’ (yang dirumorkan sebagai title track utama), ‘Merry Go Round’, ‘NORMAL’, ‘Like Animals’, ‘They Don’t Know ’bout Us”, ‘One More Night’, dan ‘Please’ dan ‘Into the Sun’.

Dengan comeback ini, BTS juga akan menggelar BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG di Gwanghwamun Square pada 21 Maret 2026, plus world tour mulai April.

Beberapa hari sebelumnya, BIGHIT MUSIC  menanggapi rumor  mengenai penampilan comeback BTS yang akan datang di Gwanghwamun Square.

Sebagai bagian dari comeback yang telah lama ditunggu-tunggu, BTS akan tampil selama satu jam di Gwanghwamun Square, Seoul.

Acara live tersebut, yang akan mencakup penampilan perdana lagu-lagu baru BTS dari album mendatang mereka “ARIRANG,” akan disiarkan langsung melalui Netflix pada tanggal 21 Maret pukul 20.00 KST atau 18:00 WIB.

Rumor Terkait Durasi Penampilan BTS secara Live

Baru-baru ini, beberapa orang mulai berspekulasi secara online bahwa durasi penampilan comeback live BTS telah dipersingkat karena peraturan administratif Pemerintah Metropolitan Seoul.

Namun, pada tanggal 28 Februari, BIGHIT MUSIC secara langsung mengklarifikasi bahwa hal itu tidak benar.

“Pemerintah Metropolitan Seoul tidak pernah membatasi durasi penampilan [BTS] di Gwanghwamun Square menjadi satu jam. Durasi penampilan ditentukan oleh HYBE dan BIGHIT MUSIC.”

Pihak agensi kemudian menjelaskan bahwa mereka memilih untuk membatasi pertunjukan hanya satu jam.

Alasannya adalah mempertimbangkan secara komprehensif karakteristik unik dari ruang terbuka, keselamatan penonton, pengendalian lokasi, kemudahan transportasi umum, dan tingkat kebisingan di malam hari.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *