Malanginspirasi.com – The Bajahitam kembali memberi gebrakan dunia musik Indonesia. Band Indie-Rock asal Jember itu baru saja merilis single terbaru berjudul ‘Final Form’ pada 14 Juni lalu. Lagu ini adalah ajakan untuk menengok kembali alasan kita hadir di bumi.
Sudah 20 tahun dan masih setia dengan ciri khas garage rock penuh distorsi yang mentah dan tanpa basa-basi, ‘Final Form’ hadir dengan nafas baru. Liriknya lebih dalam, lebih reflektif, dan sarat pesan spiritual.
“Mungkin selama ini kita cuma jadi versi mentah dari diri kita. Final Form adalah ajakan, ayo jadi versi yang dimaksud semesta,” ungkap vokalis The Bajahitam Ikhsan, Minggu (22/6/2025) dalam siaran pers.

Lagu ini lahir dari kontemplasi panjang para personel tentang konsep khalifah dalam ajaran spiritual. Tentang manusia yang diciptakan bukan hanya untuk hidup bagi diri sendiri, tapi untuk memikul peran: menjaga bumi, mengasihi sesama, merawat kehidupan.
Dijelaskan lagi, Final Form mengajak kita berhenti sejenak dari bisingnya dunia. Mengingatkan bahwa kita ada bukan hanya untuk numpang lewat.
Suara distorsi kering yang muncul kemudian dipadukan dengan atmosfer yang menyayat, seolah menjadi cermin untuk mendengar kegelisahan dan harapan kita sendiri.
Meski dengan produser mandiri, lagu ini tetap menampilkan ciri khas The Bajahitam dengan sound raw yang padat.
Proses mixing dipercayakan pada Kandar dari Night To Remember.
View this post on Instagram
Sudah dua dekade, The Bajahitam tak hanya menyuarakan musik. Mereka meramu tradisi spiritual dan filsafat ke dalam nada-nada yang membumi. ‘Final Form’ menjadi bukti konsistensi mereka untuk tetap lantang bersuara di jalan sunyi yang mereka pilih.
Kini Final Form sudah bisa didengarkan di Spotify, Apple Music, YouTube, dan berbagai platform musik lainnya.
Ikuti kabar terbaru mereka di Instagram @thebajahitam.







