Malanginspirasi.com – Persilangan musik rock dengan rap memang susah ditemukan di Indonesia. Kalaupun ada itu pasti hanya filler belaka, terlebih di wilayah lirik. Blums dan Rand Slam, lewat ‘Mata Pisau’, menjawab bahwa ngerap di atas kanvas grunge rock itu memungkinkan dan tidak ada alasan untuk menurunkan kualitas musik maupun lirik.
Verse pembuka Rand Slam memberikan dua puluh bar puitis yang menggambarkan perjalanan batin yang menemukan persimpangan tajam dalam memaknai hidup.
Skema rima sempurna ala Randi dibalut dengan musik rock dengan muatan heavy. Blums menggeber empat menit lebih dengan riff dan ketukan drum yang tak terdengar monoton seperti grup rap-rock kebanyakan. Blums seperti mengambil esensi dari debu-debu grunge ala Nirvana, lalu digaspol dengan mid tempo. Terdengar ringan di telinga namun sangat energik untuk menemani hari-hari yang semakin gelap.
‘Mata Pisau’ adalah single ketiga Blums yang rilis pada tanggal 30 Juli 2025. Single tersebut merupakan salah satu checkpoint band asal Bandung tersebut dalam penggarapan album yang rencananya akan rilis tahun ini. ‘Mata Pisau’ bisa kalian dengakan dengan volume maksimal via digital platform kesayangan Anda.

Lirik MATA PISAU
Randslam
Verse 1:
Ketikan jari jemari liar di hari-hari
Ketika tali temali ikat di hati, hati
Tersimpul, tersinggung, hilang di batin batil
Bagiku, pelipur, dia di balik tabir
Diam di balik satir, diam dibalik maid
Pesona tiap persona diam di balik bait
Diam di balik baik, tak akan hati berbohong
Kafilah berlalu biarkan anjing menggonggong
Karena, di akhirnya masing-masing, tiap-tiap
Jalan mana yang kau pilih semua mati siap-siap
Lihat liang lahat, tidak bisa tahan
Waktu terus berjalan tak akan kau bisa paham.
Verse 2:
Menyilaukan, keterangan dalam kicau
Bertebaran rasa risau, menelaah mata pisau
Lalu kalut dibalut oleh ragu bertaut
Sudah terlanjur basah kala gayung bersambut
Berkabung, bergabung, jabat tangan yang jatuh
Dan jalur dua arah yang kau pilih
Dua langkah harakiri, doa langka yang kau kirim
Harap di mikrofon bergema di dalam diri
Blums
Waktu datang membawa jawaban
Dari mata pisau yang kau genggam
Meramu marahmu menjadi senjata
Racun mengalir sesak di kepala
Meramu marahmu, menuju nirwana
Dua sisi yang abadi, saru menyatu melekat di dalam diri
Rasa yang runtuh, peluh berlabuh,
Hati mengeruh coba meramu marahmu
Randslam
Do’a langka yang kau kirim, harap modal jampi-jampi
bertolak belakang macam pose jump street dan tim
Dengan ragam ketimpangan terasa berat hati tambah di timbangan
Timpakan, limpahkan, semua rintangan
biar kulewati cara luar biasa
Di luar binasa, di luar tiada
Tak ikut cari cara tak tiru akibatnya
Dan kiblatnya, condong melenceng
Semua yang diingin digondol mentereng
Tak omong ditenteng, maka apa yang diraih
Semua diingini maka semua jadi raib
View this post on Instagram
MATA PISAU
Performed by Blums, RandSlam
Written by Randy Ismail ,Egie Eryanata, Krisno Suwono & Variant Setya
Produced by Variant Setya
Co-Produced by Candra Megah Pratama
Composed by Gelar Merdiansyah & Variant Setya
Mixed & Mastered by Winaldy Senna
Blums Vocal, Guitar, Bass, Drum recorded at Bungasore Villa
RandSlam Vocal recorded at Jouska Studio
Artwork & Visual by Egie Eryanata







