Malanginspirasi.com – Indonesia kembali diingatkan bahwa menyiapkan tas siaga bencana bukan pilihan, tetapi kebutuhan.
Dalam beberapa hari terakhir, bencana beruntun melanda sejumlah wilayah di Sumatra, mulai dari banjir besar hingga tanah longsor yang menimpa tiga provinsi.
Ribuan warga harus mengungsi, akses jalan terputus, dan listrik padam di berbagai titik.
Situasi ini menegaskan bahwa masyarakat perlu memiliki perlengkapan darurat yang selalu siap digunakan kapan saja.
Salah satu langkah paling sederhana dan efektif adalah menyiapkan Tas Siaga Bencana, sebuah paket perlengkapan penting untuk bertahan selama 48–72 jam pertama setelah bencana.
Tas ini mampu membantu keluarga mengatasi masa-masa krisis sebelum bantuan resmi tiba. Berikut barang-barang yang wajib dipersiapkan.
Dokumen Penting dalam Wadah Kedap Air
Bencana sering membuat keluarga kehilangan dokumen, padahal berkas inilah yang diperlukan untuk mengakses bantuan.
Simpan KTP, KK, akta kelahiran, kartu BPJS, buku tabungan, serta daftar kontak darurat dalam map tahan air. Sertakan juga salinan digital di flashdisk.
Obat dan P3K
Saat banjir, longsor, atau gempa, risiko luka dan penyakit meningkat.
Pastikan tas berisi plester, kasa steril, betadine, masker medis, obat demam, obat diare, serta obat pribadi seperti untuk asma atau tekanan darah.
Jangan lupa vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
Air Minum dan Makanan Siap Konsumsi
Bencana bisa memutus akses air bersih dan dapur. Simpan air minum minimal 2 liter per orang, biskuit energi, makanan kaleng, roti kering.
Serta makanan bayi bila diperlukan. Pilih makanan yang tahan lama dan tidak memerlukan proses memasak.
Peralatan Komunikasi dan Penerangan
Putusnya listrik seperti yang terjadi di beberapa wilayah Sumatra membuat peralatan ini sangat penting: powerbank, senter, headlamp, baterai cadangan, dan radio portable.
Radio menjadi alat yang efektif untuk mendapatkan kabar evakuasi saat sinyal internet terganggu.
Pakaian Ganti dan Pelindung Tubuh
Simpan satu set pakaian ganti, jaket, kaos kaki, sarung, jas hujan, dan selimut ringan. Masukkan ke kantong plastik agar tetap kering meski tas terkena air atau lumpur.
Peralatan Kebersihan
Tempat pengungsian sering penuh dan minim fasilitas. Tisu basah, sabun kecil, pasta gigi, pembalut, hand sanitizer, dan popok bayi sangat membantu mencegah penyakit.
Uang Tunai
Saat listrik padam dan ATM tidak berfungsi, uang tunai jadi penyelamat. Siapkan setidaknya Rp100.000–Rp300.000 dalam pecahan kecil.
Peralatan Serbaguna
Peluit, pisau lipat, korek tahan air, tali kecil, dan kantong plastik besar dapat digunakan untuk banyak situasi. Mulai dari memberi sinyal pertolongan hingga membuat tempat berteduh darurat.
Bencana yang melanda Sumatra kembali membuka mata kita bahwa kesiapsiagaan bukan hanya urusan pemerintah atau relawan, tetapi tanggung jawab setiap keluarga.
Dengan menyiapkan perlengkapan darurat sejak sekarang, kita tidak hanya melindungi diri dan orang-orang terdekat.
Tetapi juga memperkuat semangat warga jaga warga yang selama ini menjadi kekuatan terbesar bangsa ini.
Karena pada akhirnya, di tengah situasi paling sulit sekalipun, keselamatan dan harapan selalu lahir dari mereka yang memilih untuk siap.








