Malanginspirasi.com – BigHit Music, agensi di balik grup super global BTS, telah secara tegas membantah rumor yang beredar tentang partisipasi grup tersebut dalam album tribute untuk mendiang Raja Pop, Michael Jackson.
Rumor ini mulai menyebar luas di media sosial X dan Instagram dengan kata kunci BTS x Michael Jackson, setelah beberapa akun penggemar memposting informasi yang mengklaim bahwa BTS akan menjadi salah satu artis yang berkontribusi dalam proyek tersebut.
Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa album ini akan dirilis untuk memperingati ulang tahun sang legenda.
Menanggapi spekulasi yang berkembang, BigHit Music segera merilis pernyataan resmi untuk mengklarifikasi situasi.
Pihak agensi menyatakan:
“Halo, kami BigHit Music. Kami memberitahukan bahwa ada sesuatu yang berbeda dari fakta mengenai partisipasi BTS dalam album tribute Michael Jackson yang baru saja dilaporkan. Laporan bahwa BTS tidak pernah mengunjungi studio Graus Rosie di Irlandia atau melakukan rekaman di tempat itu, dan bahwa mereka berpartisipasi dalam album Tribute Michael Jackson juga tidak benar.
Kami terus menanggapi penyebaran informasi yang tidak akurat.
Kami sangat berterima kasih kepada para penggemar yang selalu peduli dan mendukung BTS. Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk mendukung kegiatan artis. Terima kasih. BIGHIT MUSIC”.
Pernyataan ini bertujuan untuk menghentikan kebingungan di kalangan penggemar dan publik, sekaligus memastikan informasi yang akurat.
[공지] ‘방탄소년단의 마이클 잭슨 헌정 앨범 참여’ 관련 안내 (+ENG) pic.twitter.com/3jdsWtd41t
— BTS_official (@bts_bighit) August 5, 2025
Penyangkalan ini mengakhiri spekulasi yang telah beredar, menenangkan kekhawatiran dan kebingungan yang mungkin dirasakan oleh ARMY (nama fandom BTS).
Meskipun ide kolaborasi semacam itu mungkin terdengar menarik bagi banyak orang, BigHit Music menekankan pentingnya informasi yang diverifikasi dan meminta penggemar untuk hanya mempercayai pengumuman resmi yang dirilis oleh agensi.
Ini bukan pertama kalinya BigHit Music harus menanggapi rumor yang tidak berdasar. Menunjukkan pentingnya komunikasi yang jelas dan transparan antara agensi dan basis penggemar mereka yang besar.
Rumor ini menjadi pengingat bagi semua orang akan cepatnya penyebaran informasi palsu di era digital, dan betapa pentingnya verifikasi sumber sebelum mempercayainya.








