Awal Terlantar Sampai Jadi Superstar, Ini Kisah Lengkap Bayi Monyet Punch yang Telah Bersosialisasi Normal

Malanginspirasi.com –  Seekor bayi monyet bernama Punch yang sempat viral akhirnya betah di habitatnya dan bermain secara normal.

Monyet makaka berusia 7 bulan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang, ini sempat  viral karena membawa mainan orangutan kemana-mana setelah penolakan induknya.

Tetapi, kini pihak kebun binatang Ichikawan mengabarkan ia kini sudah menjadi anggota kelompok  dan bermain dengan teman-teman dengan riang..

Punch lahir Juli 2025 dan sekarang berusia 7 bulan dan tumbuh sehat di kelompoknya

Ia lahir di Kebun Binatang Kota Ichikawa di Jepang, yang menampung 56 monyet makaka Jepang di Gunung Monyet.

Viralnya boneka orangutan produksi IKEA yang menjadi ‘ibu pengganti’ Punch membuat perusahaan ini  menyumbangkan beberapa boneka binatang dan barang-barang lain untuk membantu sosialisasinya.

Superstar di Kebun Binatang Ichikawa

Punch merebut hati dunia setelah sang ibu menolaknya.

Dalam berbagai video viral, staf kebun binatang turun tangan dan menyediakan mainan boneka orangutan IKEA khusus untuk menghibur bayi  kesepian itu.

Video dirinya yang memegang boneka binatang tersebut memicu jutaan reaksi emosional secara online.

Tagar #HangInTherePunch menjadi tren di seluruh dunia saat pemirsa mengikuti perjalanannya yang memilukan.

Namun transformasi sesungguhnya baru saja mulai ketika Punch belajar untuk percaya diri.

Pada tanggal 25 Februari, kebun binatang mengumumkan kemajuan yang luar biasa melalui pembaruan resmi di akun media sosial di X.

Baca Juga:

Peringatan Hari Primata Indonesia 2026 Di Tengah Ancaman Serius Kerusakan Habitat

Punch bukan lagi monyet yang dikucilkan dan berjuang untuk diterima.

Ia telah menjalin ikatan dengan monyet yang lebih tua dan lebih besar yang sekarang secara aktif melindungi dan merawatnya sebagai bagian dari perilaku sosial primata alami.

Monyet Punch tidak lagi sendirian, akhirnya berteman di kebun binatang

Klarifikasi Kebun Binatang dan Kisah Sebenarnya

Video viral awal memicu kekhawatiran di antara pengguna internet yang percaya bahwa Punch sedang diintimidasi dan diseret oleh monyet lain.

Pejabat Kebun Binatang Ichikawa dengan cepat mengklarifikasi bahwa apa yang tampak seperti agresi sebenarnya adalah disiplin kera dan pengajaran sosialisasi yang normal.

Kebun binatang menjelaskan bahwa Punch sedang mempelajari aturan kelompok dan perilaku monyet yang tepat.

Staf kebun binatang mencatat bahwa teguran sangat penting bagi kera muda untuk berintegrasi dengan sukses.

Proses koreksi alami ini, meskipun tampak keras bagi penonton manusia, membantu Punch mengembangkan keterampilan bertahan hidup sosial yang penting dalam komunitasnya.

Transparansi kebun binatang tersebut menjawab kekhawatiran di internet secara langsung.

Para pengurus mengkonfirmasi bahwa Punch tidak menunjukkan tanda-tanda trauma atau tekanan dari interaksi ini.

Sebaliknya, ia secara bertahap memperdalam hubungan dengan lebih banyak anggota komunitasnya yang terdiri dari 56 monyet setiap harinya.

Pengumuman terbaru dari kebun binatang tersebut membawa air mata kegembiraan bagi jutaan pendukung online.

Rekaman baru mengungkapkan Punch tetap sangat dekat dengan seekor monyet besar yang menerima dan telah menerimanya sebagai bagian dari keluarga.

Menurut kebun binatang, monyet yang lebih besar ini telah sepenuhnya menerima Punch, dan sebagai imbalannya, Punch telah sangat terikat pada sosok mentor barunya.

Para pejabat kebun binatang menyatakan dengan sederhana namun tegas, “Ia terus berkembang dengan baik.”

Punch sekarang mengikuti monyet yang lebih besar di sekitar kandang selama aktivitas sehari-hari. Ia juga mulai bermain dengan bayi monyet, bukti lebih lanjut dari integrasinya yang sukses ke dalam struktur sosial.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *