Malanginspirasi.com – Aktor Lee Sang-bo yang baru saja meninggal dunia di usia 44 tahun dan membuat publik terhenyak.
Netizen juga menyinggung kesulitan yang pernah ia bagikan di siaran televisi beberapa waktu lalu.
Semua unggahan di akun media sosialnya selama masa hidupnya telah dihapus dan hanya menampilkan status “Tidak ada unggahan”.
Foto profilnya juga dihapus, dan tidak ada informasi lain selain identitasnya yang tersedia.
Menurut laporan OSEN pada tanggal 27, pemakaman Lee diadakan di Balai Pemakaman Pusat di Pyeongtaek, Provinsi Gyeonggi.
Almarhum ditemukan meninggal pada tanggal 26, dan polisi sedang menyelidiki penyebab pasti kematiannya.
Lee sempat tampil di acara variety show Channel S ‘Sisters on the March’’ pada November 2022.
Dengan jujur ia mengakui masa-masa sulit yang dialaminya.
Saat itu, ia berbagi tentang perjuangannya termasuk masalah keluarga dan dituduh secara salah atas kasus narkoba.
Dalam episode tersebut, Lee menjelaskan, “Setelah mengonsumsi obat penenang yang biasa saya minum dan minum bir selama liburan Chuseok, saya keluar dan segera ditangkap setelah ada laporan. Tampaknya kondisi saya tampak tidak normal karena kombinasi obat dan alkohol.”
Baca Juga:
Akibat Henti Jantung, Kim Sae-ron Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Meskipun menerima hasil ‘negatif’ dalam tes selanjutnya, ia menghabiskan sekitar 48 jam di sel tahanan, yang menambah penyesalannya.
Lee juga menggambarkan bagaimana ia menerima perawatan di rumah sakit sambil diborgol dan harus menanggung biaya pemeriksaan sendiri, mengungkapkan rasa frustrasinya.
Fakta bahwa ponselnya rusak selama insiden tersebut, sehingga sulit untuk menghubungi pengacara atau wali, mengejutkan banyak orang.
Selain itu, Lee mengungkapkan kesulitan pribadinya karena kehilangan semua anggota keluarganya, termasuk orang tua dan saudara perempuannya.
Kenyataan yang memilukan karena kehilangan seluruh keluarganya yang berjumlah empat orang menimbulkan simpati.
Park Mi-sun, yang mendengarkan ceritanya, meneteskan air mata dan menawarkan penghiburan dengan kata-kata,
“Seharusnya kau menjalani hidup dengan baik.”
Lee kemudian mengenang, “Kata-kata itu paling membekas di benakku. Aku berusaha untuk tidak menangis, tetapi aku sangat sedih.”
Dalam wawancara selanjutnya, Lee menyebutkan bahwa ia telah secara signifikan mengurangi konsumsi obat penenang dan menyampaikan tekadnya untuk pulih.
Namun, terlepas dari upaya-upaya ini, berita kematiannya yang tiba-tiba telah menyebabkan curahan belasungkawa dari para penggemar.







