4 Cara Layering Fragrance Parfum, Ciptakan Aroma Khas Kamu Biar Ga Pasaran!

Malanginspirasi.com – Memiliki aroma khas ala kamu banget akan meninggalkan kesan personal, terlebih untuk orang disekitarmu. Namun, bagaimana jika kebanyakan orang juga memakai parfum dengan aroma yang sama denganmu? Kamu bisa meracik aroma unik khas kamu sendiri melalui 4 cara layering fragrance parfum berikut ini!

1. Memahami Struktur Aroma (Fragrance Pyramid)

Untuk melakukan layering fragrance parfum, kamu perlu memahami struktur aroma agar menciptakan wangi yang selaras. Berikut lapisan aroma:

– Top Notes: Aroma pertama yang akan tercium saat pertama kali diaplikasikan. Hanya bertahan sekitar 15 – 30 menit. Contohnya aroma citrus, herbal, dan buah-buahan,

– Middle Notes / Heart Notes: Aroma utama dalam parfum yang akan muncul setelah top notes menguap. Contohnya seperti wangi floral. rempah, dan green notes.

– Base Notes: Aroma yang bertahan paling lama, sampai 4 – 8 jam. Seperti aroma kayu, musk, vanilla, dan amber.

Kamu perlu fokus pada pemilihan base notes parfummu sebagai fondasi utama yang menentukan komposisi selanjutnya. Tapi tenang, kamu bisa memilih komposisi yang berbeda untuk hasil yang lebih dinamis dan khas.

2. Memulai dengan Base Scent yang Khas

Aroma base notes yang tahan lama, adalah:

– Kayu (woody): Sandalwood, cedar, dan oud.

– Musky: Amber dan white musk.

– Gourmand: Vanilla, tonka bean, dan caramel.

Setelah memilih salah satu dari base notes, kamu bisa menyemprotkan di bagian-bagian titik nadi seperti pergelangan tangan, leher, dan belakang telinga. Untuk produknya kamu bisa memilih parfum oil atau Eau De Parfum, karena aromanya lebih tahan lama.

3. Menambahkan Middle Notes yang Serasi

Pemilihan middle notes bisa selaras maupun kontras dengan base notes-mu, misalnya:

– Jika base note woody, tambahkan aroma floral seperti mawar atau melati.

– Jika base note gourmand, tambahkan aroma spicy seperti kayu manis.

Pastikan kamu menyemprot di area yang berbeda dengan base notes-mu. Hindari menumpuk aroma di tempat yang sama agar tidak merusak komposisi parfum.

4. Menyempurnakan dengan Top Notes

Memilih top notes haruslah diantar wewangian ringan berikut:

– Citrus seperti bergamont dan lemon.

– Herbal seperti lavender dan rosemary.

– Buah-buahan seperti pear dan blackcurrant.

Top notes cukup disemprotkan dengan teknik cloud spray, dimana kamu menyemprotkan parfum ke udara dan mencoba menangkapnya melalui berjalan melewatinya. Sebagai alternatif, kamu juga bisa memakainya di rambut dan pakaianmu.

Menerapkan teknik parfum fragrance layering melalui 4 cara diatas dijamin bisa menciptakan aroma khas kamu yang ga pasaran! Cukup pastikan kamu hanya mengkombinasikan 2-3 aroma saja.

Yuk mulai temukan signature scent-mu dan pikat orang di sekitar!

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *