Rahasia Makeup Tahan Lama dan Natural ala MUA Focallure

Malanginspirasi.com – Makeup yang rapi, tahan lama, dan terlihat menyatu dengan kulit tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan, tetapi juga pada pemahaman jenis kulit serta teknik aplikasi yang tepat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Fitri, makeup artist (MUA) dari Focallure, saat membagikan berbagai tips praktis seputar makeup yang dapat diterapkan untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara khusus.

Kenali Jenis Kulit Sebelum Makeup
Fitri, Make Up Artist (MUA) dari Focallure, saat membagikan tips makeup kepada wartawan Malang Inspirasi. (Ananda Putri Noviana)

Menurut Fitri, mengenali jenis kulit adalah langkah dasar yang tidak boleh dilewatkan sebelum mulai merias wajah.

Kulit berminyak (oily) dan kulit kering (dry) memerlukan pendekatan yang berbeda, termasuk dalam pemilihan setting spray.

“Kalau misalnya jenis kulitnya oily, berarti harusnya pakai setting spray yang matte. Kalau kulitnya dry, bisa pakai yang glow,” jelas Fitri.

Pemilihan finishing yang sesuai membantu makeup terlihat lebih seimbang dan tidak mudah bergeser, terutama saat beraktivitas di cuaca panas.

Skin Prep: Kunci Makeup Menempel Sempurna
Ilustrasi perempuan yang sedang menggunakan moisturizer setelah mandi. (Freepik)

Tahapan skin preparation menjadi fondasi penting agar makeup menempel dengan baik.

Namun, Fitri mengingatkan agar skincare tidak digunakan secara berlebihan.

“Sebenarnya kalau kita skincare-an itu juga nggak boleh terlalu banyak. Day cream atau moisturizer itu ada takarannya sendiri. Kalau kulitnya terlalu basah, itu bukan siap, malah nanti bisa longsor,” ujarnya.

Moisturizer tetap wajib, termasuk untuk kulit berminyak, dengan catatan memilih formula yang diformulasikan khusus untuk mengunci minyak.

Melewatkan skincare dapat menyebabkan hasil makeup tampak cakey dan kurang maksimal.

Setting Spray Tidak Hanya di Akhir
Ilustrasi perempuan sedang menggunakan setting spray sebelum makeup. (Freepik)

Berbeda dari anggapan umum, setting spray tidak hanya digunakan pada tahap akhir.

Produk ini juga bisa diaplikasikan sebagai bagian dari persiapan awal untuk membantu makeup lebih menyatu dengan kulit.

Namun, Fitri menekankan agar penggunaannya tetap secukupnya.

“Jangan sampai basah kayak habis cuci muka. Yang penting rata ke seluruh permukaan wajah,” katanya.

Mulai Makeup dari Alis

Fitri merekomendasikan untuk membentuk alis di tahap awal sebelum complexion.

“Alis itu bagian wajah yang paling PR. Manusia itu kanan dan kiri wajahnya nggak pernah benar-benar simetris, itu manusiawi,” jelasnya.

Dengan membentuk alis lebih dulu, proses koreksi menjadi lebih mudah dan hasil akhir tampak lebih rapi serta seimbang.

Untuk alis tipis, teknik kamuflase dengan memperhalus bagian belakang dan menyikat bagian depan dapat memberikan hasil natural tanpa kesan ngeblok.

Pilih Complexion Sesuai Kebutuhan

Dalam memilih complexion, Fitri menekankan pentingnya menyesuaikan dengan kebutuhan kulit dan aktivitas.

“Kalau pengen yang lebih lightweight dan nggak ndempul, bisa pakai skin tint. Tapi kalau pengen nutup bekas jerawat atau dark spot, silakan pakai foundation,” terangnya.

Pengaplikasian dianjurkan dengan teknik tap, bukan digeser, agar produk menyatu sempurna dengan kulit.

Baca Juga: Beauty Class by BeautySpot Meriahkan Anniversary ke-4 Ascent Hospitality Group di Mall Malang City Point

Teknik Baking untuk Daya Tahan

Untuk area yang mudah berminyak seperti T-zone, teknik baking dapat diterapkan.

“Teknik baking itu untuk ngeset makeup di area yang sering keluar minyak, kayak dahi dan hidung,” ujar Fitri.

Bedak tabur diaplikasikan dan dibiarkan sejenak agar panas alami wajah membantu mengunci makeup, sehingga hasil riasan lebih tahan lama dan tampak halus.

Eyeshadow: Dimensi Mata Lebih Hidup
Ilustrasi perempuan yang sedang menggunakan blush on pada pipinya. (Freepik/nensuria)

Pengaplikasian eyeshadow dimulai dari warna terang sebagai dasar, lalu dilanjutkan warna lebih gelap di sudut mata dengan gerakan memutar agar gradasi terlihat lembut.

Untuk shimmer, ia menyarankan teknik tap.

“Shimmer itu kalau di-tap, apalagi pakai tangan karena suhu tubuh hangat, jadi makin nempel.”

Penambahan eyeshadow di bagian bawah mata dan inner corner juga berfungsi membuat mata terlihat lebih hidup dan segar.

Sentuhan Akhir yang Menyempurnakan

Eyeliner diaplikasikan secukupnya untuk memberi dimensi tanpa membuat mata terlihat berat.

Maskara digunakan dengan cara diputar, bukan dikocok, agar formula tetap optimal.

Shading dan highlighter diaplikasikan dengan ringan dan dibaur sempurna untuk menciptakan efek wajah lebih tirus dan proporsional.

“Kalau shading jangan terlalu medok. Ini harus benar-benar di-blend biar hasilnya natural,” katanya.

Blush on disesuaikan dengan bentuk wajah dan hasil akhir yang diinginkan.

Beauty Class by BeautySpot Meriahkan Anniversary ke-4 Ascent Hospitality Group di Mall Malang City Point
Hasil riasan MUA Miss Fitri pada wajah muse Nadin. (Ananda Putri Noviana)
Final Look: Fleksibel untuk Berbagai Kebutuhan

Fitri menjelaskan bahwa tampilan akhir makeup yang fresh dan natural sangat fleksibel.

“Makeup ini bisa untuk daily, ke kantor, atau frontliner. Kalau mau ke kondangan, tinggal menyesuaikan warna eyeshadow dan lipstiknya,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *