Malanginspirasi.com – ‘Brain fog’, atau otak seperti berkabut, adalah kondisi yang membuat seseorang merasa sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan kehilangan fokus. Meskipun kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, penelitian menunjukkan perempuan lebih rentan terkena brain fog dibandingkan pria.
Mengapa demikian? Berikut beberapa penyebab utama yang menjelaskan fenomena ini.
1. Perubahan Hormon
Salah satu alasan utama kaum hawa lebih rentan mengalami ‘Brain Fog’ adalah perubahan hormon yang terjadi sepanjang hidup mereka.
Masa-masa seperti kehamilan, menopause, dan siklus menstruasi dapat menyebabkan fluktuasi hormon estrogen dan progesteron.
Hormon-hormon ini memiliki pengaruh langsung pada fungsi otak, termasuk memori dan konsentrasi.
Selama menopause, misalnya, banyak perempuan melaporkan kesulitan berpikir jernih dan menjadi lebih pelupa.
2. Stres dan Beban Mental
Seorang perempuan sering kali menghadapi tekanan sosial dan tanggung jawab yang lebih besar, seperti mengelola pekerjaan, keluarga, dan kehidupan pribadi secara bersamaan.
Beban mental yang tinggi ini dapat menyebabkan stres kronis, yang berdampak negatif pada fungsi otak.
Stres kronis diketahui dapat mengganggu kemampuan otak untuk memproses informasi dan mengingat, sehingga meningkatkan risiko ‘Brain Fog’.
3. Kurang Tidur
Perempuan, terutama ibu yang memiliki anak kecil, sering kali mengalami gangguan tidur karena harus menjaga anak.
Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat memengaruhi kemampuan otak untuk berfungsi optimal.
Penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup sangat penting untuk memperbaiki dan memperkuat koneksi saraf di otak.
Ketika tidur terganggu, otomatis otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat sehingga menyebabkan gejala ‘Brain Fog’.
4. Pola Makan yang Tidak Seimbang
Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B12, zat besi, dan omega-3, dapat memengaruhi kesehatan otak.
Perempuan yang menjalani diet ketat atau pola makan yang tidak seimbang lebih rentan mengalami kekurangan nutrisi ini, yang dapat memperburuk gejala ‘Brain Fog’.
Namun, meskipun kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, langkah-langkah seperti menjaga pola makan sehat, tidur yang cukup, dan mengelola stres dapat membantu mengurangi gejala.
Dengan memahami penyebabnya, semua perempuan dapat mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan otak mereka.
Jangan biarkan ‘Brain Fog’ menghalangi produktivitas dan kualitas hidup Anda!








