8 Tips Cegah Karies Gigi pada Bayi yang Minum ASI Pakai Botol, Salah Satunya Rutin Bersihkan Mulut

Malanginspirasi.com – Karies gigi pada bayi yang minum ASI menggunakan botol bisa menjadi masalah serius jika tidak ditangani sejak dini.

Sisa susu yang menempel di gigi dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab kerusakan gigi.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami langkah-langkah pencegahan agar kesehatan gigi bayi tetap terjaga.

Berikut langkah-langkah pencegahan karies gigi pada bayi:

1. Hindari Bayi Tidur dengan Botol di Mulut

Setelah bayi selesai menyusu, segera bersihkan mulutnya untuk menghilangkan sisa susu.

Jika bayi terbiasa tertidur dengan botol, gula alami dalam ASI bisa menumpuk di sekitar gigi dan gusi, memicu pertumbuhan bakteri.

2. Bersihkan Mulut Bayi Secara Rutin

Sebelum gigi tumbuh, gunakan kain kasa yang dibasahi atau kain lembut untuk menyeka mulut bayi.

Setelah gigi pertama muncul, gunakan sikat gigi lembut khusus bayi agar gigi tetap bersih.

3. Kenalkan Sippy Cup Sejak Dini

Mulai kenalkan sippy cup atau cangkir hisap sejak bayi berusia sekitar enam bulan.

Sippy cup membantu membatasi waktu paparan gula dari ASI atau susu formula, yang dapat mengurangi risiko kerusakan gigi.

4. Berikan Air Putih di Antara Waktu Menyusui

Air putih membantu membersihkan sisa susu di dalam mulut dan menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri.

Rutin memberikan air putih dapat mencegah terbentuknya plak dan menjaga kesehatan gigi bayi.

5. Batasi Pemberian Camilan Manis

Hindari memberikan camilan manis karena dapat meningkatkan risiko karies gigi.

Pilihlah makanan sehat seperti buah segar yang tidak mengandung gula tambahan.

6. Lakukan Pemeriksaan Rutin ke Dokter Gigi

Disarankan membawa bayi ke dokter gigi sejak usia satu tahun atau enam bulan setelah gigi pertama muncul.

Pemeriksaan rutin memungkinkan deteksi dini terhadap masalah gigi dan memberikan solusi segera jika ditemukan kelainan.

7. Gunakan Pasta Gigi Berfluoride dengan Benar

Setelah bayi mampu meludah (sekitar usia dua hingga tiga tahun), gunakan pasta gigi berfluoride dalam jumlah kecil sebesar biji beras.

Fluoride membantu memperkuat enamel gigi dan melindungi gigi dari kerusakan.

8. Perhatikan Tanda-tanda Awal Karies

Jika bayi terbiasa menyusu menggunakan botol, perhatikan tanda-tanda awal karies seperti noda putih di gigi atau perubahan warna gigi.

Jika terdapat indikasi tersebut, segera konsultasikan dengan dokter gigi untuk penanganan yang tepat.

Mencegah karies gigi pada bayi yang minum ASI menggunakan botol memerlukan perhatian khusus dan konsistensi.

Dengan membersihkan mulut secara rutin, menghindari tidur sambil menyusu, membatasi camilan manis, hingga melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi, risiko karies dapat diminimalkan.

Peran aktif orang tua dalam menjaga kesehatan gigi bayi akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *