Ketekunan dan Inovasi Jadi Motivasi Produsen Dhiandra Brownies di Tengah Ketatnya Persaingan

Malanginspirasi.com – Ketatnya persaingan produk kuliner di Kota Malang tak membuat Ika Indahyani menyerah. Lewat produk andalan Dhiandra Brownies, ia mantap merambah target pasar yang makin luas. Caranya, dengan mengembangkan metode pemasaran.

“Awalnya untuk menyalurkan hobi membuat berbagai macam kue dan akhirnya menjadi kegiatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan,” katanya kepada Malang Inspirasi.

Selama lima tahun terakhir, Ika menyebutkan perkembangan bisnis cukup lumayan, terlebih dapat memperluas tenaga kerja. Terbukti bisnisnya juga telah mendapat bantuan berupa peralatan membuat kue.

“Yang pertama adalah bantuan alat dari Grab di acara PercayaProjeX pada 2022. Sedangkan yang kedua adalah bantuan dari Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Malang pada 2023, yaitu di acara Stimulan Peralatan di Hotel Atria Malang pada bulan Agustus,” jelasnya.

Menurut alumni SMP Negeri 5 Kota Malang itu, bantuan tersebut menjadi pemicu bainya untuk semakin mengembangkan produksinya.

“Padahal, saya memulai usaha ini dengan otodidak saja dan berguru dari media sosial. Karena itu saya masih harus banyak belajar,” kata perempuan yang memproduksi produk brownies dan kue-kuenya itu di Jln Lesti Gg 1 no 47 Kota Malang itu.

“Selain membuat pesanan, saya juga memproduksi kue dan menitipkannya di beberapa kios yang menjual kue basah. Terutama di kawasan Sukarno Hatta dan Sawojajar,” ucapnya.

Keunggulan Dhiandra brownies adalah gigitan crunchy di luar namun tekstur yang lembut di dalam dengan kadar rasa manis yang pas sehingga sesuai untuk semua usia.

“Sengaja saya memperbanyak varian topping. Karena saya ingin produk brownies saya berbeda dengan jajanan serupa,” imbuhnya.

Ia menambahkan keunikan brownies dan semua jajanan yang ia produksi tak menggunakan pengawet serta gula tambahan. Sehingga aman untuk dikonsumsi siapa saja.

Produk-produk Dhiandra Brwonies. (Ist/Dok Pri)

Perluas Pasar

Memasuki tahun kelima, Ika mengatakan saat ini ia masih akan menambah varian produk jajanan sehat untuk lebih memperluas pasar.

“Sejauh ini, Dhiandra Brownies menghadirkan produk brownies panggang, brownies kering dan berbagai cookies,” terangnya.

“Namun di masa mendatang, saya akan menambah varian produk dengan kategori snack sehat,” lanjutnya.

Ia mengakui bukan sekadar mengejar keuntungan finansial. Namun juga pengalaman berharga selama mengembangkan usahanya.

“Selain menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang, saya merasa senang karena kerap berbagi ilmu dengan para pelaku UMKM lokal lainnya di Kota Malang,” imbuhnya.

Karena itulah ia pun tak pernah absen di berbagai acara pelatihan yang digelar di Kota Malang.

Aktif di komunitas pelaku UMKM lokal Kota Malang, ibu tiga anak ini pun mendapatkan berbagai kesempatan untuk bisa mempromosikan produknya lebih luas.

Ika bangga karena ia dapatkan kepercayaan dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang. Dimana peserta yang terdiri 120 usaha mikro tersebut telah terkurasi dari aspek legalitas lengkap, dengan packaging menarik sekaligus sudah teruji kualitas produknya.

“Salah satu yang paling berkesan adalah partisipasi lewat Diskopindag Kota Malang lewat Bidang Usaha Mikro. Dimana saya mengikuti kegiatan Pemberdayaan melalui Kemitraan Usaha Mikro (Business Matching) tahun 2024 di Hotel Ascent,  Malang Oktober 2024 lalu,” paparnya.

“Saat itu, giat tersebut mengundang 17 pembeli potensial dari dalam dan luar Kota Malang. Sehingga produk saya bisa makin populer,” tegasnya.

UMKM Naik Kelas

Sebagai informasi, kegiatan tersebut adalah dorongan untuk program UMKM Kota Malang naik kelas di tahun 2024.

Ia menyampaikan konsistensi menjadi salah satu kunci sukses dimana inovasi tak kalah penting.

“Selain inovasi dan konsistensi, saya belajar bahwa harus ada keberanian untuk mengambil risiko. Karena saya yakin siapapun bisa sukses asalkan mau tekun dan terus belajar dari kesalahan,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *