Malanginspirasi.com – Malang City Expo 2025 kembali digelar sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi. Menginjak satu dekade penyelenggaraan, event ini menghadirkan kolaborasi lintas instansi, lembaga keuangan, dan pemerintah daerah dari berbagai wilayah.
Acara yang berlangsung di Kartini Imperial Building dari tanggal 30 April hingga 3 Mei ini tidak hanya menampilkan produk-produk unggulan. Tetapi juga menjadi ajang strategis untuk mendorong ekspansi koperasi dan UMKM menuju pasar global.
Stepen Stanly, Kabid Strategi Pemasaran pada Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kementerian Koperasi dan UKM, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mendorong pembentukan 70.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.
“Ini adalah langkah strategis membangun pusat pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas di tingkat desa dan kelurahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, koperasi di Indonesia memiliki peluang besar untuk menembus pasar ekspor. Terutama di sektor kopi, kerajinan tangan, dan pangan olahan.
“Mari kita tingkatkan kapasitas, kolaborasi, dan digitalisasi agar koperasi bisa bersaing di pasar global,” ajaknya.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Malang, M. Sailendra, menyampaikan bahwa event ini menjadi bagian penting dalam mendorong pemberdayaan produk lokal dan pelestarian budaya.
“Kami ingin UMKM Kota Malang bisa naik kelas dan dikenal secara nasional bahkan internasional,” katanya.
Selain pameran produk, rangkaian kegiatan lain turut memeriahkan Malang City Expo 2025, seperti lomba video kreatif Instagram, festival tari Malangan, lomba karaoke antar-OPD, hingga penghargaan untuk stand terbaik. (Mahabah Fajar Aprilia dan Amanda Nur Istiqomah)







