Malanginspirasi.com – PT Jasamarga Pandaan Malang (PT JPM) memberikan diskon tarif tol sebesar 20% di ruas Tol Pandaan-Malang sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dan memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan tol. Program diskon ini berlaku selama 10 hari dalam tiga periode berbeda, yakni pada 6-9 Juni 2025, 27-29 Juni 2025, serta 9-13 Juli 2025.
Ruas Tol Pandaan-Malang membentang sepanjang 38,488 km dan menghubungkan berbagai titik strategis di Jawa Timur. Termasuk kawasan industri, pusat logistik, serta destinasi wisata populer seperti Pandaan, Pasuruan, Malang, dan Kota Batu.
Terdapat lima gerbang tol utama di ruas ini, yaitu GT Purwodadi, GT Lawang, GT Singosari, GT Pakis, dan GT Malang.
Direktur Utama PT JPM, Netty Renova, menyatakan bahwa pemberian diskon tarif tol ini tidak hanya bertujuan mengatur distribusi lalu lintas. Tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan UMKM.
“Pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 20% ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memberikan stimulus kepada masyarakat. Kami berharap ini dapat meringankan beban biaya perjalanan dan sekaligus meningkatkan produktivitas lintas sektor,” ujar Netty.
Sebagai pengelola ruas Pandaan-Malang, PT JPM juga memastikan kelancaran transaksi selama masa diskon.
Tersedia 12 gardu entrance, 13 gardu exit, dan 10 gardu reversible di seluruh gerbang tol, serta 14 unit Mobile Reader (MR) yang disiapkan untuk mempercepat proses transaksi dan mengurangi antrean.
Permudah Menuju Destinasi Wisata
Tol Pandaan-Malang telah terbukti memangkas waktu tempuh perjalanan dari Surabaya ke Malang hingga 1-3 jam. Sehingga meningkatkan efisiensi baik untuk kepentingan bisnis maupun wisata.
Jalur ini juga memudahkan akses ke berbagai destinasi unggulan, seperti Kawasan Wisata Kota Batu, Bromo via Tumpang dan Purwodadi, Pendakian Gunung Semeru, Pantai Selatan Malang, hingga Kebun Teh Lawang.
“Kehadiran jalan tol ini tak hanya mempermudah mobilitas logistik dan wisatawan, tapi juga mempercepat distribusi hasil industri dan pertanian. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata kami dalam mendorong pemerataan pembangunan di Jawa Timur,” tambah Netty.
Sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa, ruas tol ini memegang peran penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Juga menjadi tulang punggung transportasi darat yang mendukung pertumbuhan sektor UMKM, industri, properti, dan agrobisnis di wilayah Jawa Timur.







