Malanginspirasi.com – Rumah Sakit Lavalette mendapat penghargaan bintang tiga dari BPJS Kesehatan atas komitmennya dalam melaksanakan transformasi digital layanan kesehatan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan, dalam kunjungan resminya ke RS Lavalette, Selasa (8/9/2025).
Pada momen ini, Edwin memastikan jika berbagai layanan digital seperti antrean online, integrasi sistem klaim, implementasi E-SEP, dan Face Recognition Frista telah berjalan optimal di RS Lavalette.
Apresiasi kepada Rumah Sakit Lavalette yang sudah berkolaborasi dan mendukung optimalisasi pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN, kata Edwin.
“Rumah Sakit Lavalette telah mencapai hasil yang luar biasa dalam pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN oleh pasien yang mencapai 6.200 peserta setiap bulannya. Digitalisasi yang dilakukan ini tentunya untuk memberikankemudahan akses pelayanan kesehatan kepada peserta JKN,” ujar Edwin.
Menurut Edwin, digitalisasi tidak hanya menguntungkan BPJS Kesehatan dan peserta JKN, namun juga memudahkan rumah sakit dalam mengatur sistem pelayanan.
Melalui Aplikasi Mobile JKN, pasien bisa mendaftar antrean dari rumah dan melakukan check-in secara mandiri melalui Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang sudah dilengkapi sistem Face Recognition System for JKN Participants (Frista).
RS Lavalette Berkomitmen Terus Berinovasi
Direktur RS Lavalette Indra Gunawan, menyatakan pihaknya terus melakukan edukasi kepada peserta JKN agar semakin terbiasa menggunakan layanan digital yang tersedia. Ia juga menekankan bahwa rumah sakit akan secara rutin melakukan evaluasi dan monitoring terhadap penggunaan Aplikasi Mobile JKN.
“Penghargaan ini akan menjadi motivasi kami untuk terus melakukan improvement dalam pengembangan digitalisasi sehingga dapat memberikan manfaat bagi peserta JKN yang dilayani oleh Rumah Sakit Lavalette,” ungkap Indra.
Dirinya berharap sinergi antara RS Lavalette dan BPJS Kesehatan akan terus berlanjut dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.
Antrean Online Dirasakan Langsung Manfaatnya oleh Pasien
Salah satu peserta JKN, Priyono (45), turut mengapresiasi inovasi pelayanan digital ini. Ia mengaku terbantu dengan fitur antrean online Aplikasi Mobile JKN yang membuatnya tidak perlu datang lebih awal hanya untuk mengambil nomor antrean.
“Pelayanannya sangat bagus dan sangat membantu. Antrean online sangat memudahkan, jadi bisa ambil nomor antrean dengan sangat mudah dari rumah, antrenya juga tidak lama dan tidak ribet. Bagi peserta yang belum menggunakan Aplikasi Mobile JKN, segera download saja,” pungkas Priyono.
Raihan ini sekaligus menjadikan Rumah Sakit Lavalette sebagai salah satu rumah sakit percontohan dalam implementasi transformasi digital layanan kesehatan di Kota Malang.
BPJS Kesehatan terus mendorong fasilitas kesehatan lainnya untuk mengikuti langkah serupa demi peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta JKN di seluruh Indonesia.







