Malanginspirasi.com – Kecamatan Sumbermanjing Wetan turut ambil bagian dalam Festival Kepandjen Djaman Mbiyen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang.
Kehadiran Kecamatan Sumbermanjing Wetan dalam festival ini menjadi ajang untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan lokal kepada masyarakat luas.
Mulai dari aneka makanan tradisional hingga produk batik dan kerajinan ramah lingkungan.
Ragam Produk
Beragam produk makanan khas ditampilkan di stan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Di antaranya adalah kue semprit jelarut, bolen pisang, klemben, antari atau peyek, rengginang, abon tuna, serta aneka kopi bubuk khas daerah pesisir selatan.
Kopi yang dijual pun beragam, seperti bubuk Thung, kopi bubuk Braining, bubuk Lanang, hingga kopi bubuk Binar yang berasal dari beberapa desa di wilayah Sumbermanjing Wetan.
Tak hanya makanan, produk batik dan kriya juga menjadi daya tarik tersendiri.
Berbagai hasil industri kreatif ditampilkan, seperti mukena batik, kain dan selendang ecoprint, batik ciprat, batik garudeya, tas ecoprint.

Hingga cairan sari lerak yang digunakan untuk mencuci batik agar warna tidak mudah pudar.
Staff Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Ani Suprihatin, menjelaskan bahwa seluruh produk yang dijual merupakan hasil karya dan produksi masyarakat setempat.
“Seluruh produk yang ada disini merupakan produksi dadi masyarakat Sumbermanjing Wetan,” tutur Ani di Stadion Kanjuruhan.
Menariknya, produk rengginang khas kecamatan Sumbermanjing Wetan menjadi andalan sejak tahun 2001.
“Ini juga ada rengginang, yang merupakan produk pertama kali kami jual sejak tahun 2001,” ujarnya.
Kontribusi PKK
Ia menambahkan, ibu-ibu PKK yang ada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan turut aktif berperan untuk produksi produk mereka, salah satunya kue keding coklat yang dipadukan kopi.
“Ada kue cokelat yang dipadukan dengan kopi yang merupakan produk dari PKK. Setiap ada acara, kecamatan memang diharuskan ikut. Jadi yang kami bawa ini adalah produk unggulan Kecamatan Sumbermanjing Wetan,” ungkap Ani.
Untuk pemasaran, Ani menyebutkan bahwa produk produk tersebut sebagian besar dipasarkan melalui Bumdes Mawar. Bahkan, beberapa di antaranya sudah berhasil menembus pasar luar daerah.
Artikel Terkait:
Rayakan Hari Jadi Kabupaten Malang, Festival Kepandjen Djaman Mbiyen Hidupkan Nuansa Tempo Dulu
“Pemasaran sejauh ini kami melalui Bumdes Mawar. Ada juga produk kami yang sudah sampai ke Jawa Tengah,” katanya
Melalui partisipasi dalam Festival Kepandjen Djaman Mbiyen, Ani berharap produk-produk lokal dari Kecamatan Sumbermanjing Wetan semakin dikenal dan diminati.
“Harapannya ya ditingkatkan, semoga bisa dimajukan lagi, sehingga produk lokal terutama dari kecamatan Sumbermanjing Wetan bisa terus naik dan berkembang,” tutupnya.








