Brigade Infanteri 18 Trisula Jabung Gelar Festival Tempo Doeloe, Jadi Sentra Kuliner dan Hiburan Rakyat

Malanginspirasi.com โ€“ Gelaran festival bertajuk Tempo Doeloe yang berlokasi di Jalan Kembar Brigade Infanteri 18 Trisula, Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, resmi berakhir pada hari ini, Minggu (5/10/2025).

Acara yang berlangsung selama lima hari sejak 1 Oktober 2025 ini sukses menarik antusiasme tinggi dari masyarakat. Festival ini merupakan inisiatif perdana dari prajurit TNI, Praka Rudi Hermanto, dibantu rekan-rekannya sesama anggota TNI.

Tersedia jajanan pasar. (Hana)

Praka Rudi Hermanto, prajurit yang juga merupakan putra asli Jember, didapuk sebagai inisiator utama di balik penyelenggaraan Tempo Doeloe.

Ia menjelaskan bahwa festival ini berfokus utama pada sektor kuliner.

“Alhamdulillah, untuk pengunjung sangat antusias sekali. Memang konsep utamanya adalah kuliner. Kebanyakan yang jualan di sini rata-rata adalah warga sekitar, meskipun ada juga dari warga batalyon yang ikut jualan, tapi jumlahnya sedikit,” ujar Praka Rudi saat diwawancarai di lokasi acara, Minggu (5/10/2025).

Masakan rumahan meramaikan Festival Tempo Doeloe yang diadakan Brigade Infanteri 18 Trisula Jabung. (Hana)
Dukung UMKM

Salah satu ciri khas yang membedakan Tempo Doeloe ini dengan festival serupa di tempat lain adalah perlakuan terhadap para pedagang.

Penyelenggara memastikan keseragaman dan kemudahan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

“Ciri khasnya berbeda dari tempoe doeloe yang ada di dusun lain. Kami memutuskan untuk membuatkan tenda atau tenant yang seragam bagi semua peserta. Ini untuk menciptakan suasana yang rapi dan nyaman bagi pengunjung,” jelas Rudi.

Ia menambahkan, selain penyediaan tenant, pihaknya juga mengadakan lomba tenant kreatif yang mirip Tempo Doeloe akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai.

Penyerahan hadiah kepada pemenang tenant Tempo Doeloe. (Hana)

Kendati didominasi oleh kuliner, festival ini juga menyediakan ruang bagi jenis dagangan lain.

Di bagian belakang area acara, pengunjung dapat menemukan berbagai lapak yang menjual baju, aksesoris, dan permainan anak-anak, menjadikan Tempo Doeloe sebagai destinasi hiburan keluarga yang lengkap.

Pihak keamanan selama acara sepenuhnya ditangani oleh inisiator dan rekan-rekannya.

“Untuk keamanan, kami tangani dari personil Brigif 18 Trisula, agar acara berjalan lancar dan tertib,” kata Rudi.

Festival Tempo Doeloe Brigade Infanteri 18 Trisula Jabung
Beragam aksesoris lucu turut mewarnai Festival Tempo Doeloe yang diselenggarakan Brigade Infanteri 18 Trisula Jabung. (Hana)
Agenda Rutin

Setelah sukses dengan acara perdananya ini, Praka Rudi Hermanto berencana untuk menjadikan Tempo Doeloe sebagai agenda rutin. Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan momentum tertentu.

โ€œUntuk kedepannya, acara seperti ini mungkin akan kami adakan lagi, terutama di hari-hari besar seperti HUT TNI, HUT Batalyon, dan hari-hari besar lainnya. Kami berharap kegiatan ini bisa terus menjadi wadah positif bagi ekonomi warga sekitar dan mempererat hubungan antara TNI dengan rakyat,โ€ pungkasnya, menandai berakhirnya gelaran perdana yang sukses ini.

Gelaran Tempo Doeloe ini menjadi bukti nyata sinergi positif antara TNI dan masyarakat dalam memajukan potensi daerah.

@malanginspirasicom ๐ŸŽ‰ Tempoe Doeloe di Brigif 18 Trisula resmi berakhir meriah! Dari kuliner, lomba tenant kreatif, hingga hiburan rakyat โ€” semua menyatu dalam semangat kebersamaan. โœจ Inisiatif dari Praka Rudi Hermanto ini jadi contoh sinergi TNI & masyarakat untuk memajukan ekonomi lokal. ๐Ÿ“ Desa Kemantren, Jabung โ€“ Kabupaten Malang ๐ŸŽฅ Video & info oleh: Hana Sajidah | Malang Inspirasi #malanginspirasi #jabungmalang #festivaltempodoeloe #malangterkini #malangupdate โ™ฌ suara asli – Malang Inspirasi

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *