Jelang Nataru, Bakorwil III Malang Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Malanginspirasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang kembali menggelar pasar murah dalam rangka memperingati HUT ke-80 Jawa Timur dengan tema Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 November 2025, ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Gelaran pasar murah yang dipusatkan di halaman Bakorwil III Malang, Jalan Ijen Simpang Ijen No. 2, Oro-Oro Dowo, sejak pagi sudah dipadati warga.

Sejak pukul 09.30 WIB, antrean mulai padat di titik pembelian sembako karena masyarakat ingin memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Jelang Nataru, Bakorwil III Malang Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok
Antrian pembelian sembako di pasar murah berlangsung tertib. (Anggraeni Juwita)
Macam Kebutuhan Pokok Murah

Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau dan kuota cukup melimpah, di antaranya:

• Beras SPHP: Rp55.000 per 5 kg (kuota 2 ton per hari)
• Beras Premium Centar: Rp73.000 per 5 kg (kuota 35 sak per hari)
• Beras Rojolele: Rp64.000 per 5 kg (kuota 30 sak per hari)
• Minyak Kita: Rp15.000 per liter (kuota 144 liter per hari)
• Gula pasir: Rp16.000 per kg (kuota 100 kg per hari)
• Telur ayam ras: Rp24.000 per pack (kuota 100 pack per hari)
• Tepung terigu: Rp10.000 per kg (kuota 20 kg)
• Bawang putih: Rp8.000 per 250 gram (kuota 6 kg)
• Bawang merah: Rp7.000 per 250 gram (kuota 6 kg)

Program Rutin Pemerintah
Jelang Nataru, Bakorwil III Malang Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau pelaksaan pasar murah. (Anggraeni Juwita)

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan program rutin pemerintah setiap menjelang hari besar.

Langkah ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga paling terjangkau.

“Kegiatan pasar murah ini merupakan agenda rutin menjelang hari raya atau hari besar yang diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat sekitar. Pemerintah hadir sebagai penyedia kebutuhan pokok dengan harga eceran terendah untuk menekan potensi inflasi,” ujar Asep.

Ia juga menegaskan pentingnya upaya pemerintah menjaga fluktuasi harga menjelang Nataru yang biasanya mengalami kenaikan signifikan.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru harga bahan pokok biasanya melonjak. Karena itu, pasar murah ini menjadi langkah konkret untuk menjaga kestabilan harga agar tetap terjangkau,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya antrean. Salah satu warga Oro-Oro Dowo, Titik, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

Jelang Nataru, Bakorwil III Malang Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok
Salah satu warga mengambil nomor antrian untuk membeli sembako di pasar murah. (Anggraeni Juwita)

“Bakorwil ini sering mengadakan pasar murah kalau mau menjelang hari-hari besar. Saya hari ini mau beli beras, lumayan selisih harganya,” tuturnya.

Titik menambahkan bahwa keberadaan pasar murah seperti ini sangat membantu meringankan pengeluaran rumah tangganya.

Terutama saat harga kebutuhan pokok di pasaran mulai mengalami kenaikan.

Melalui kegiatan pasar murah ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan komitmen nyata.

Pastinya dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

Meski berlangsung hanya dua hari, kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi tekanan harga bahan pokok menjelang Nataru.

Juga serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *